Duo Brasil Tidak Maksimal di Piala Menpora, Arema FC Mempersilakan Publik Ikut Menilai

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Dua pemain asing Arema FC, Bruno Smith dan Caio Ruan, masih belum tentu masa depannya bersama Singo Edan. Ada kemungkinan kontrak dua pemain asal Brasil itu tidak berlanjut di Liga 1 2021.

Kedua pemain asing ini memang dipantau performanya oleh manajemen Arema FC di Piala Menpora 2021. Setelah tim berjulukan Singo Edan ini gugur di fase grup, tidak ada kesempatan lagi untuk melihat pemain Caio Ruan dan Bruno Smith.

Dari informasi yang diterima Bola.com, dua pemain asing ini dikontrak sampai April 2021. Kontraknya bisa diperpanjang jika mereka tampil sesuai harapan. Saat dikonfirmasi pandangan manajemen tentang dua pemain itu, mereka memilih melemparnya ke publik.

"Semua sudah pintar dan bisa menilai seperti apa permainan mereka," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Bisa jadi ini merupakan sinyal bahwa kedua pemain tersebut akan didepak. Performa keduanya tidak maksimal. Bruno dua kali bermain sebagai starter dan satu kali sebagai pengganti. Tapi, dia sempat membuang peluang, termasuk kegagalan menjadi eksekutor penalti saat melawan Barito Putera.

Sementara Caio Ruan hanya dua kali tampil bersama Arema FC di Piala Menpora 2021. Sekali menjadi pengganti dan sekali sebagai starter. Performanya juga masih standar. Dia sempat kewalahan menghadapi striker lawan yang memiliki kecepatan.

Sulit Memberikan Penilaian

Bruno Smith dan Caio Ruan saat berlatih bersama Arema FC. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Bruno Smith dan Caio Ruan saat berlatih bersama Arema FC. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Pelatih sementara Arema FC, Kuncoro, juga tidak bisa memberikan penilaian mendetail tentang keduanya. Itu semua lantaran Bruno dan Caio bermain dalam kondisi yang tidak maksimal.

Caio Ruan masih cedera. Sementara Bruno Smith baru ikut latihan beberapa hari sebelum tim berangkat ke Piala Menpora.

"Sulit menilai permainan mereka ketika kondisinya belum 100 persen," jelas Kuncoro.

Namun, Arema FC memastikan langkah pertama yang mereka ambil adalah mendatangkan pelatih baru. Setelah itu komposisi pemain akan disusun ulang. Siapa yang tidak masuk skema pelatih, pasti akan dilepas.

Arema FC sudah terbiasa bongkar pasang pemain jelang kompetisi. Musim 2020, ada tiga pemain yang mendadak dipinjamkan. Ganjar Mukti, Pandi Lestaluhu, dan Alfin Tuasalamony.

Dua nama pertama bahkan baru dikontrak Arema FC dalam hitungan bulan. Alasannya, saat itu Mario Gomez yang menjadi pelatih tidak cocok dengan karakter permainan tiga pemain tersebut.

Video