Duo G Bertemu di Semarang, Bahas Apa?

Siti Ruqoyah, antv/tvOne
·Bacaan 2 menit

VIVA – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka datang menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Rumah Dinas Gubernur Puri Gedeh Semarang. Gibran datang dengan didampingi ajudan.

Setelah bertemu sekitar jam 07.00, Jumat 19 Maret 2021, keduanya melanjutkan pembicaraan yang cukup serius di ruang tamu.

Tak berapa lama, datang pula Bupati Sukoharjo Etty Suryani dan anggota DPRRI Arya Bima. Mereka kemudian masuk dan bergabung dengan Ganjar dan Gibran, lalu dilanjutkan pembicaraan tertutup.

Setelah pertemuan, Gibran pun memberi keterangan. Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menjelaskan, hari ini dia melakukan pertemuan dengan Gubernur Ganjar Pranowo, Bupati Sukoharjo Etty Suryani, dan Anggota DPR RI Aria Bima, membicarakan sinergi pembangunan daerah.

Intinya, lanjut Gibran, adalah bagaimana membangun kerjasama dalam pembangunan kawasan Solo Raya.

"Ngobrol santai, karena waktunya pendek. Tadi ada bu Etty juga, kita membahas pengembangan Solo Raya, karena masalah Sukoharjo itu masalah Solo juga. Masalah bersama dan harus diselesaikan bersama," katanya.

Ia menambahkan, seperti underpass Makamhaji yang ditutup itu tidak hanya masalah Sukoharjo, tapi dampaknya juga ke warga solo. Selain itu, adanya jalan berlubang di Gemolong juga sering warga yang mengadu pada dirinya.

Selain itu, tambahnya, pertemuan juga membahas konektivitas antar wilayah di Solo Raya, seperti rencana pengembangan moda kereta api yang menghubungkan Solo Raya, serta penambahan koridor BRT ke wilayah-wilayah itu.

"KRL sudah disiapkan, selain itu koridor-koridor BRT juga harus ditambah. Sehingga, konektivitas dan jangkauan masyarakat jadi lebih luasa. Kita menyusun sejumlah program kerja dalam RPJMD. Untuk itu, koordinasi antar wilayah ini penting agar pembangunan bisa sejalan antar daerah di Solo Raya," jelas Gibran.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Etty Suryani mengatakan, banyak persoalan yang harus diselesaikan bersama antar wilayah itu.

"Misal persoalan jalan, transportasi umum dan lainnya. Belum lagi pengembangan wisata yang juga harus terintegrasi," kata Etty.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam pertemuan itu menginginkan agar pembangunan wilayah di Jawa tengah tidak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi antar wilayah sangat penting untuk mendukung jalannya pembangunan.

"Solo Raya ini saling berkaitan satu sama lainnya, jadi memang harus bersinergi, baik pembangunan infrastruktur, transportasi, sosial, pengembangan pariwisata dan lainnya," katanya.

Ia meminta Walikota Surakarta dan Bupati Sukoharjo, untuk memasuklan program-program kerja yang telah disiapkan, ke dalam Musrenbang 2022. Sebab saat ini, Musrenbang 2022 sudah berjalan dan daerah diminta memetakan program-program prioritas.

tvone / Teguh Joko Sutrisno