Durasi Video TikTok Diperpanjang Jadi Tiga Menit

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - TikTok menambah durasi videonya, dari yang semula 60 detik menjadi tiga menit. Rencananya, para pengguna di seluruh dunia akan merasakan perpanjangan durasi video TikTok dalam beberapa minggu mendatang.

TikTok sudah menguji coba perpanjangan durasi video sejak akhir tahun lalu. Menurut Product Manager TikTok, Drew Kirchoff, perubahan ini akan membuat pengalaman bercerita dan hiburan menjadi lebih kaya dan menyenangkan.

"Pembuat konten sudah berpengalaman dalam merangkai cerita di TikTok, tetapi kami sering mendengar dari kreator bahwa mereka ingin sedikit lebih banyak durasi untuk menyajikan beragam konten,” kata Kirchoff, seperti dilansir The Next Web, Jumat (2/7/2021).

Misalnya, para kreator butuh durasi video yang lebih lama untuk membuat konten demo memasak, tutorial kecantikan, rencana pembelajaran, hingga sketsa komedi dengan memanfaatkan tool yang ada di Tiktok.

"Dengan durasi video yang lebih panjang, para kreator seperti memiliki kanvas untuk membuat atau memperluas jenis konten di TikTok dengan lebih fleksibel," tuturnya.

Durasi Video TikTok

Ilustrasi TikTok, Aplikasi TikTok.  Kredit: antonbe via Pixabay
Ilustrasi TikTok, Aplikasi TikTok. Kredit: antonbe via Pixabay

Sekadar informasi, ini merupakan kedua kalinya TikTok memperpanjang durasi video di platformnya. Pada awal TikTok diluncurkan, durasi video maksimal hanya 15 detik. TikTok kemudian memperpanjang durasi video di platformnya menjadi 60 detik.

Tidak hanya TikTok, platform lain seperti Snapchat Spotlight dan YouTube Shorts juga membawa durasi yang sama, yakni 60 detik. Sementara pesaing utama TikTok, Instagram menghadirkan platform Reels dengan durasi yang sama.

Instagram juga mengizinkan pengguna mengunggah video berurasi panjang melalui fitur IGTV-nya. Dengan kata lain, TikTok punya banyak saingan dalam kategori platform video berdurasi pendek.

Perpanjangan durasi video menjadi 3 menit pun dinilai mampu menjadi pembeda TikTok dengan aplikasi lainnya. Selain itu, perpanjangan durasi diramalkan jadi peluang TikTok untuk bersaing dengan platform streaming YouTube.

Instagram Umumkan Bakal Fokus ke Video

Instagram Reels. Kredit: Instagram
Instagram Reels. Kredit: Instagram

Terlepas dari penambahan durasi video TikTok, belum lama ini Instagram mengumumkan akan melakukan sejumlah perubahan di dalam aplikasinya. Menurut Head of Instagram, Adam Mosseri, saat ini Instagram sedang fokus mengembangkan fitur baru di empat kategori utama, yakni kreator, video, shopping, dan messaging.

Mosseri secara terang-terangan mengatakan, Instagram bukan lagi platform berbagi foto. "Kami bukan lagi aplikasi berbagi foto atau aplikasi berbagi foto dalam format kotak," tuturnya, dalam video yang diunggah di Twitter.

Mosseri menuturkan, berdasarkan riset, alasan utama pengguna memakai Instagram adalah untuk hiburan. Oleh sebab itu, Instagram berupaya mengikuti tren, dalam hal ini adalah konten hiburan dan video.

"Jujur saja, saat ini ada persaingan yang sangat serius. TikTok sangat besar, YouTube lebih besar, dan ada banyak pemula lainnya," katanya. Untuk itulah, Instagram perlu berubah agar dapat berkompetisi.

Ia mengatakan perubahan itu akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Salah satunya adalah merekomendasikan hal baru di Feed pengguna sekaligus menambahkan kategori topik yang mungkin ingin dilihat pengguna.

Selain itu, Instagram akan bereksperimen untuk menghadirkan pengalaman video full screen, imersif, menghibur, mobile-first. "Kalian akan melihat kami melakukan sejumlah percobaan dalam beberapa bulan ke depan," tuturnya.

Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, Instagram memang mulai mendorong konten video di platformnya. Hal itu dimulai dengan menghadirkan fitur Stories, lalu muncul IGTV, dan yang terbaru kini adalah Reels.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel