Dwi Priyanto Tewas Ditabrak, Tubuhnya Terpental 20 Meter

Siti Ruqoyah, Dani (Bekasi)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemotor bernama Dwi Priyanto tewas dihantam mobil di Jalan I Gusty Ngurah Rai, Bekasi Barat Kota Bekasi, Sabtu 26 Desember 2020. Kaki kanan korban putus, hingga tubuhnya terpental 20 meter.

"Korban terpental sampai 20 meter setelah ditabrak mobil Ayla," kata seorang saksi Rahmat, Sabtu 26 Desember 2020.

Rahmat menceritakan, insiden ini terjadi pukul 03.00. Ketika itu, korban sedang melaju sepeda motornya jenis Honda Genio B 4624 dari arah Cakung menuju Kranji Bekasi. Sesampainya di jembatan jalan baru, datang sebuah mobil Toyota Cayla berplay nomor B2038 PKK yang datang dari arah berlawanan.

"Mobil itu masuk ke jalur yang salah. Mobil itu datang dari Kranji menuju ke Cakung menggunakan jalur berlawanan," kata Rahmat.

Brak, kata Rahmat, tabrakan itu tak terhindarkan. Korban sempat terseret dan terpental hingga kejauhan 20 meter. Warga yang melihat kecelakaan itu langsung menghampiri.

"Mobil itu berhenti, melihat ke belakang. Setelah ada warga mereka kayanya mau kabur, tapi akhirnya sopirnya turun melukin korban sampai rumah sakit," katanya.

Atas kejadian itu, Rahmat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bekasi Kota. Dan korban langsung dievakuasi ke RS Ananda. "Tapi sesampainya di rumah sakit, nyawa korban sudah tak tertolong. Kaki kirinya putus, dan sebelah kanannya remuk," katanya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Bekasi Kota, Iptu Farida membenarkan kejadian kecelakaan itu. Menurut dia, sekarang pengemudi mobil bernama Mumahad Aldi sudah menjalani pemeriksaan. "Masih kami periksa," katanya.

Dia juga membenarkan jumlah pengendara yang di dalam mobil itu sebanyak tujuh orang. Namun, yang menjalani pemeriksaan baru tiga orang. "Sisanya masih menunggu pemeriksaan," katanya.

Ketika ditanyai apakah pengendara sedang mabuk, Farida belum mau berspekulasi. Menurut dia, pihaknya terus melakukan penyelidikan. "Saya tidak bisa berasumsi apa-apa, kan masih dalam penyelidikan," katanya.