e-Jiwa mudahkan warga periksa kesehatan mental secara dini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan aplikasi e-Jiwa dapat memudahkan masyarakat untuk mendeteksi secara dini terhadap kesehatan mental dan kejiwaan.

"Ada aplikasi yang sengaja dibuat namanya e-Jiwa itu adalah untuk membantu kita semua apabila ada tanda-tanda kita mengalami situasi yang perlu pelayanan khusus," kata Anies saat ditemui di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Polisi tangkap pencabul anak terbelakang mental di Taman Sari

Selain fisik, Anies menuturkan masyarakat pun harus memperhatikan kesehatan mental dengan melakukan pemeriksaan secara dini melalui aplikasi e-Jiwa.

Anies melihat bahwa isu kota juga menjadi wacana besar di mana tingkat interaksi sangat tinggi baik di sekolah, rumah, dan tempat kerja.

Menurut Anies, tingginya interaksi antarmasyarakat ini bisa membuat tekanan dan membuat orang mudah stres sehingga berdampak pada kesehatan mental.

Baca juga: Akademisi: Masyarakat sadar pelihara kesehatan mental di masa pandemi

Gubernur DKI Jakarta tersebut mengapresiasi Project Semicolon mengangkat isu kesehatan mental yang saat ini dialami oleh banyak orang.

Project yang dibuat oleh organisasi nonprofit ini bisa menjadi terobosan dan langkah baru untuk wilayah Jakarta.

"Kami sangat mendukung dan ketika ada acara ini ajang yang sangat baik karena harapannya nanti bisa ada terobosan untuk DKI Jakarta," tuturnya.

Baca juga: Psikolog minta masyarakat kelola kesehatan mental saat pandemi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel