e-KTP tak boleh difotokopi, Komisi II DPR panggil Mendagri

MERDEKA.COM. Surat edaran Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi soal larangan memfotokopi dan menstaples e-KTP dinilai membingungkan masyarakat. Karenanya, Komisi II DPR berniat memanggil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gaman Fauzi untuk mengklarifikasi larangan tersebut.

"Itu aneh, kok KTP enggak boleh difotokopi. Kita akan memanggil Mendagri untuk melakukan klarifikasi, sebenarnya kenapa kok enggak boleh difotokopi," kata Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar Sudarsa saat dihubungi, Rabu (8/5).

Rencananya, setelah masa reses berakhir, Komisi II DPR menjadwalkan pemanggilan Gamawan. Agun sendiri mengaku tidak mengetahui efek kerusakan bila e-KTP difotokopi.

Dia bahkan sering memfotokopi e-KTP untuk urusan administrasi. "Saya sudah sering fotokopi, untuk urusan Caleg, dan urusan lainnya. Makanya dampaknya sebenarnya apa kok enggak boleh fotokopi," lanjutnya.

Baca juga:
Mendagri: Mana ada ATM difotokopi, itu supaya chip tidak rusak
6 Karut marut proyek e-KTP Rp 5,8 Triliun
Benarkah e-KTP atau eID dapat dibajak?

Topik Pilihan:
Google Glass | KPK | Kasus suap daging | Pernikahan | E-KTP

 

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.