EA Umumkan Telah Akuisisi Glu Mobile dengan Nilai Rp 29 Triliun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - EA (Electronic Arts) mengumumkan telah mengakuisisi studio gim mobile Glu Mobile. Nilai transaksinya sekitar USD 2,1 miliar (Rp 29 triliun), sehingga kesepakatan ini menjadi salah satu transaksi akusisi studio gim dengan nilai tertinggi dalam sejarah.

Mengutip informasi dari IGN, Selasa (9/2/2021), Glu Mobile merupakan salah satu studio gim mobile yang menghasilkan sejumlah judul gim kenamaan, seperti Diner Dash, Disney Sorceror's Arena, WWE Universe, Kim Kardashian Hollywood, dan sejumlah gim lain.

Dalam keterangannya, EA menyebut akusisi ini merupakan langkah perusahaan memperluas portofolio gim mobile miliknya ke lebih banyak genre, seperti sport, RPG, lifestyle, kasual, hingga kelas menengah.

Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Glu Mobile akan mendapatkan akses distribusi dan lisensi global dari EA. Pengalaman Glu Mobile untuk memonetisasi sejumlah genre gim, terutama sport dan kasual juga menjadi poin tambahan untuk EA.

"Mobile akan terus tumbuh sebagai platform gaming terbesar di dunia, dan dengan tambahan dari gim maupun talenta Glu, EA dapat menggandakan ukuran bisnis mobile kami," tutur CEO EA Andrew Wilson.

Dengan akusisi ini, ada 500 pengembang gim dengan jumlah karyawan mencapai 800 karyawan yang kini bernaung di bawah payung EA.

Sebagai informasi, Glu Mobile memang diketahui berhasil untuk melakukan monetisasi dari gim mobile yang dibesutnya. Laporan tahun lalu menyebut perusahaan berhasil mencatat pemasukan hingga USD 1,32 miliar dari katalog gim mereka.

EA Games Bangun Studio untuk Kembangkan Gim Skate 4

Ilustrasi Main Game (Image by Jan Vašek from Pixabay)
Ilustrasi Main Game (Image by Jan Vašek from Pixabay)

Di sisi lain, EA Games mendirikan studio baru untuk mengerjakan 'Skate 4' yang telah lama ditunggu-tunggu. Studio itu dikabarkan bernama Full Circle dengan basis yang sama seperti pengembangnya dahulu di Vancouver, Kanada.

Dikutip dari Engadget, Kamis (28/1/2021), EA telah menunjuk Daniel McCulloch, yang sebelumnya adalah kepala Xbox Live di Microsoft, untuk memimpin Full Circle sebagai manajer umum.

Dia akan bergabung dengan dua veteran seri, Deran Chung dan Chris "Cuz" Parry, yang menurut EA akan menjadi pemimpin kreatif gim.

“Kami sedang mengerjakan evolusi Skate berikutnya, dan bersiap untuk memberikan pengalaman yang akan merangkul dan membangun segala sesuatu yang dianggap istimewa oleh komunitas kami tentang gim sebelumnya,” kata pengembang di situsnya.

Berdasarkan posisi yang coba diisi oleh Full Circle, gelar tersebut masih dalam pengembangan awal. EA belum mengumumkan tanggal rilis untuk gim seri Skate berikutnya, juga tidak menyebutkan di platform mana gim ini dapat dimainkan.

Reaksi Penggemar

EA belum merilis gim Skate baru sejak Skate 3 pada tahun 2010. Kemudian, pada 2013 juga perusahan itu menutup pengembang gim tersebut, Black Box.

Sejak saat itu, para penggemar serial ini kerap mengganggu penerbit untuk merilis sekuelnya.

Baru-baru ini, ada desas-desus bahwa perusahaan sedang mengerjakan port seluler Skate 3, yang tidak disambut dengan antusias.

(Dam/Why)