EAB Racing Resmi Gaet Krummenacher

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 2 menit

Karier balap Randy Krummenacher dipenuhi gejolak pada 2020. Setelah sukses merengkuh gelar juara WSSP, pembalap Swiss itu justru meninggalkan Bardahl Evan Bros Yamaha, yang mana dia mengklaim diminta mengalah oleh tim demi memberi jalan kepada Federico Caricasulo.

Krummenacher lalu hijrah ke MV Agusta. Tetapi dia dan skuad Italia itu justru menuai kontroversi ketika putaran pembuka WSSP di Sirkuit Phillip Island, Australia baru saja dimulai.

FIM World Superbike Stewards menerima laporan dari Direktur Teknis, bahwa beberapa mesin milik tim MV Agusta Reparto Corse telah dibuka tanpa izin sebelum balapan.

Hal itu merupakan pelanggaran peraturan Kejuaraan Dunia FIM Superbike, Supersport dan Supersport 300 tahun 2020 dan secara khusus, pasal 2.3.10 pada umumnya dan paragraf d.

Tak ingin terlibat jauh dalam kasus yang menyeret MV Agusta, Krummenacher akhirnya membuat keputusan berani dengan mundur dari tim, sekaligus demi menjaga integritasnya sebagai pembalap profesional.

Kini, setelah semusim tak berkompetisi, EAB Racing menawari Krummenacher sebuah kontrak untuk bergabung dan tampil di WSSP. Sang pembalap direkrut tim karena kursi kosong yang ditinggalkan Bo Bendsneyder.

Seperti telah diketahui bersama, Bendsneyder sejatinya sudah mencapai kesepakatan dengan EAB Racing. Namun dia tergoda oleh tawaran besar dari Pertamina Mandalika SAG Team di Moto2 2021.

“Saya akhirnya bisa melupakan periode sulit dalam karier saya. Saatnya untuk memulai kembali dan saya tidak sabar untuk naik motor lagi,” tutur Krummenacher dalam rilis resmi tim, Kamis (1/1/2021).

“Sejujurnya, saya sangat merindukan berkendara dan saya ingin kembali ke sana. Saya langsung merasa senang dengan Ferry Schoenmakers, kepala EAB Racing Team, dan tahu bahwa, meski kami harus bekerja keras, kami akan bekerja ke arah yang sama, bekerja sama untuk mencapai hasil yang signifikan.

“Saya memulai tahun ini dengan cara yang lebih baik dan ini terutama terima kasih kepada Ferry, yang telah mempertimbangkan saya, semua sponsor dan pendukung saya, serta keluarga yang mendukung saya dalam membuat keputusan yang tepat.

“Saya berharap dapat membayar semuanya dengan hasil saya di lintasan dan saya menantikan kecepatan penuh (dengan nomor motor) 21!”

Baca Juga:

Direkrut Pertamina Mandalika SAG, Bendseyder Minta Maaf pada EAB Racing Tujuh Pabrikan Ini Tidak Lama di WorldSBK Tuuli Kembali ke WSSP bersama MV Agusta