Edgy adalah Bahasa Gaul di Media Sosial, Kenali Makna dan Istilah Lainnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Edgy adalah istilah yang sering kali digunakan oleh anak muda zaman sekarang. Istilah ini kerap muncul di media sosial baik Twitter, Instagram, Facebook, maupun TikTok. Istilah Edgy ini biasanya merujuk pada penampilan seseorang.

Bila dilihat dari katanya, kita tahu bahwa istilah ini berasal dari bahasa Inggris. Penggunaannya sekarang ini memang sering kali berkaitan dengan penampilan seseorang, namun ada pula makna lainnya yang tidak merujuk pada penampilan.

Edgy adalah bahasa gaul yang digunakan anak muda di media sosial. Tidak heran anak mudah sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Sementara itu, kamu yang tidak terlalu aktif di media sosial mungkin masih belum paham arti edgy ini.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/10/2021) tentang edgy.

Edgy adalah

Ilustrasi anak muda Credit: pexels.com/Elina
Ilustrasi anak muda Credit: pexels.com/Elina

Bila dilihat dari maknanya di kamus bahasa Inggris, edgy adalah grogi atau tegang. Edgy adalah sebuah kata sifat yang memiliki makna bahwa seseorang sangat tegang atau tidak tenang. Selain itu, seperti liputan6.com kutip dari laman Urban Dictionary, secara harfiah, arti edgy adalah berusaha keras untuk tampak keren.

Arti edgy adalah sesuatu yang memang berkaitan dengan penampilan seseorang. Di dunia fashion sendiri, istilah ini kerap kali dipakai untuk mendeskripsikan style seseorang. Biasanya, dipakai untuk menggambarkan gaya berbusana yang 'out of the box' dan tak biasa. Edgy adalah gaya berpakaian seseorang yang berbeda dengan orang lain. Sering juga orang menyamakan istilah edgy ini dengan gaya berpakaian yang mencolok ataupun istilah anti-mainstream.

Tidak hanya bisa digunakan dalam menunjukkan penampilan yang berbeda saja, edgy adalah istilah yang juga kerap digunakan pada bidang musik ataupun seni. Hal ini disebabkan karena edgy adalah istilah yang merujuk pada menciptakan tren sendiri sesuai dengan eksperimen.

Istilah Bahasa Gaul di Media Sosial Lainnya

Ilustrasi Pergaulan Anak Remaja Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Pergaulan Anak Remaja Credit: pexels.com/pixabay

Cancel Culture

Cancel culture adalah salahs atu istilah bahasa gaul yang kerap digunakan di media sosial. Hal ini merujuk pada seseorang dikeluarkan dari lingkaran sosial atau profesional baik secara daring di media sosial, di dunia nyata, atau keduanya. Kasus paling hangat terkait cancel culture mungkin adalah yang menimpa aktor drama korea, Kim Seon-ho baru-baru ini. Contoh lain adalah aktor ternama Hollywood, Johnny Depp yang dilanda cancel culture setelah kabar miring terkait dirinya dan mantan istri. Hal ini bahkan membuatnya batal main di waralaba Fantastic Beasts serta sejumlah film lainnya.

Budaya ini tidak main-main. Perilaku cancel culture sebenarnya memiliki akar sejarah yang panjang, tetapi telah dipercepat dalam beberapa tahun terakhir berkat dominasi media sosial.

Spill The Tea dan Sip Tea

"Tea" dalam spill the tea merujuk pada gosip yang menjadi fokus utama dalam suatu perbincangan. Sementara itu, ungkapan "sip tea", digunakan saat kamu hanya duduk dan mendengarkan "tea" atau gosip sebagai kontribusi dalam pembicaraan tersebut.

Jadi, ketika kamu menanyakan "Apa yang kalian lakukan semalam?" kepada temanmu dan dijawab dengan, "Sip tea," (minum teh) berarti mereka baru saja bergosip, bukan benar-benar minum teh. Namun, perlu ditanyakan kejelasan konteks jawaban yang mereka maksud.

Simp

Simp artinya sesorang yang melakukan terlalu banyak usaha untuk orang yang mereka sukai. Atau jika disederhanakan, tergila-gila. Istilah ini muncul di New York Times pada awal tahun 1923, ketika surat kabar tersebut melaporkan sebuah surat dari seoang Lillian Henderson yang mengkritik anggota dua klub di Atlantic City untuk pria yang belum menikah.

Istilah Bahasa Gaul di Media Sosial Lainnya

Ilustrasi Remaja Credit: pexels.com/Josh
Ilustrasi Remaja Credit: pexels.com/Josh

Hypebeast

Hypebeast digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu peduli pada hal-hal yang populer. Hal populer yang dimaksud biasanya berupa barang-barang mahal yang dikenakan. Istilah ini berakar pada sejarah streetwear, tidak heran kaitannya sangat erat dengan fashion.

Dilansir dictionary.com, istilah ini pernah digunakan oleh Kevin Ma pada 2005 di situs web untuk mendokumentasikan minat fashionnya. Dia memilih untuk menyebutnya Hypebeast sebagai istilah atau kata slang untuk pengejar tren.

High-key dan Low-key

Low-key artinya dengan tenang atau rahasia. Kamu mungkin sering mendengar kalimat, "Keep it low-key" (Jaga ini sebagai rahasia). Sementara itu, high-key kebalikannya. "I high-key want to be there right now," (Aku sangat ingin berada di sana sekarang).

Ghosting

Layaknya hantu yang tidak kelihatan dan menghilang, sama dengan arti dari frasa gaul "ghosting" yang artinya menjadi hantu untuk seseorang. Maksudnya, hilang, tidak secara harfiah, biasanya terjadi pada kencan lewat maya. Kata ini digunakan pertama kali pada awal 2000-an, biasanya mengacu pada kencan dan hubungan romantis. Istilah ini sering digunakan dalam diskusi tentang aplikasi kencan.

Itulah beberapa istilah bahasa gaul yang sering digunakan anak muda di media sosial. Kamu tentunya perlu memahami ini agar tidak terlihat ketinggalan zaman.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel