Edhy Prabowo Ditangkap, Jokowi: Saya Percaya KPK

Hardani Triyoga, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo merespons tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh KPK dalam operasi tangkap tangan, Rabu dini hari tadi. Jokowi menghormati proses hukum yang dilakukan KPK.

Jokowi percaya, proses hukum terhadap Edhy masih berjalan dan akan berlangsung secara transparan serta profesional.

"Kita menghormati dan saya percaya KPK bekerja transparan, terbuka, profesional. Tentunya kita menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK," kata Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 25 November 2020.

Jokowi belum bisa bicara panjang lebar termasuk nasib Edhy Prabowo yang merupakan salah satu jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju. Dia menegaskan, pemerintah terus mendukung langkah KPK, dalam hal pencegahan maupun penindakan kasus korupsi.

"Pemerintah konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi," kata Jokowi.

Baca Juga: KPK Tangkap Edhy Prabowo Diduga Kasus Ekspor Lobster

Sebelumnya, KPK mengamankan Edhy Prabowo dalam OTT yang digelar pada Rabu dini hari tadi. Selain Edhy, sejumlah orang diamankan termasuk Istri Edhy, Iis Roshita Dewi.

Edhy ditangkap diduga terkait kasus ekspor benih lobster. Penangkapan oleh tim antirasuah itu terjadi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Banten, pada Rabu, 25 November 2020 yang diduga sepulangnya politikus Partai Gerindra itu dari Amerika Serikat.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan kasus Edy terkait ekspor benih lobster. “Benar berkaitan ekspor benur (lobster),” ujar Ghufron saat dikonfirmasi VIVA, Rabu, 25 November 2020.

Dari informasi, Edhy dan sejumlah orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di KPK. Pihak KPK juga rencananya akan menggelar konferensi pers secara resmi terkait kasus ini. Namun, belum diketahui kepastian waktunya.