Edhy Prabowo Ditangkap, Politikus Gerindra: Tabokan bagi Prabowo

Ezra Sihite, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Politikus teras Partai Gerindra, Arief Poyuono angkat bicara mengenai penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo. Menurut Arief, penangkapan ini membuktikan bahwa KPK betul-betul bergigi penangkap koruptor yang paling terbaik di indonesia

Arief juga mengatakan, Edhy merupakan sosok yang dekat dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Oleh karena itu penangkapan ini merupakan tamparan keras bagi Prabowo Subianto yang selama ini menyebut tingkat Korupsi di Indonesia sangat parah.

"Semua masyarakat harus mendukung KPK terkait penangkapan kader Gerindra terbaik dan sangat dekat dengan Prabowo Subianto. Ini pelajaran besar sekaligus tabokan besar bagi Prabowo sebagai bos besarnya Edhy Prabowo," kata Arief kepada wartawan, Rabu, 25 November 2020

Menurut Arief, selama ini Prabowo kerap berorasi dan menyebut tingkat korupsi di Indonesia sudah sangat kronis. Ternyata, praktik korupsi tersebut justru dilakukan orang di lingkungan terdekatnya.

Apa yang dilakukan Edhy telah mencoreng Partai Gerindra. Sebab Edhy menjadi menteri pertama yang terjerat operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Bahwa ternyata mulut yang sudah berbusa-busa dengan mengatakan korupsi di Indonesia sudah stadium empat ternyata justru Edhy Prabowo anak buahnya dan asli didikan Prabowo sendiri justru menjadi menteri pertama di era Jokowi yang terkena operasi tangkap tangan," ujar Arief

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam operasi tangkap tangan. Edhy ditangkap tim KPK di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Banten, pada Rabu, 25 November 2020. (lis)

Baca juga: Respons Istana soal Edhy Prabowo Ditangkap KPK