Edo Kondologit, Nowela dan Michael Jakarimilena Buka Opening Ceremony PON XX dengan Aku Papua

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyanyi Edo Kondologit membuka Opening Ceremony Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, dengan membawakan lagu "Aku Papua", yang disiarkan langsung dari Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10/2021).

Mengenakan pakaian adat Papua, Edo Kondologit mendendangkan lagu ciptaan mendiang Franky Sahilatua sambil menari dan memainkan Tifa yang merupakan alat musik tabuh khas Papua.

Tak sendiri, Edo Kodologit membawakan lagu tersebut dengan dua penyanyi lain yang berdarah Papua, Michael Jakarimilena dan Nowela Elizabeth Auparay.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Aku Papua

Hut TVRI (Daniel Kampua/bintang.com)
Hut TVRI (Daniel Kampua/bintang.com)

Lagu "Aku Papua”, lagu yang diciptakan almarhum Franky Sahilatua empat tahun lalu itu, bercerita tentang kebanggaan menjadi orang Papua yang hidup di negeri berlimpah kekayaan alam.

Pengisi Acara

Banner PON XX Papua 2021 (Triyasni)
Banner PON XX Papua 2021 (Triyasni)

Tak hanya Edo Kondologit, Sederet penyanyi maupun selebriti papan atas tanah air ikut memeriahkan Opening Ceremony PON XX Papua.

Raffi Ahmad didapuk sebagai pembawa acara bersama dengan Intan Saumadina, Piter Ginuny, dan Irsa Yoku.

Selain itu, penyanyi-penyanyi top bakal menyemarakkan upacara pembukaan pesta olahraga terbesar di Indonesia itu. Sementara artis-artis asli Papua semisal Edo Kondologit, Trio Papua, dan Albert Fakdawer pun terlibat.

Protokol Kesehatan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan 7 arena olahraga atau venue yang digunakan untuk PON XX Papua (dok: PUPR)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan 7 arena olahraga atau venue yang digunakan untuk PON XX Papua (dok: PUPR)

Upacara pembukaan PON Papua akan digelar di bawah kawalan protokol kesehatan yang ketat. Presiden Joko Widodo bakal hadir membuka pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Opening ceremony tidak dibuka untuk umum. Jumlah yang hadir hanya 25 persen dari 40.000 kapasitas Stadion Lukas Enembe.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel