Effendy Choirie Bergabung ke Partai Nasdem

Jakarta (ANTARA) - Mantan anggota Komisi I DPR RI Effendy Choirie yang diberhentikan dari keanggotaan Partai Kebangkitan Bangsa akhirnya memilih Partai NasDem untuk melanjutkan karir politiknya.

"Saya memilih Partai NasDem setelah mempelajari visi dan misi serta berdiskusi dengan sejumlah teman," kata Effendy Choirie di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

Effendy Choirie yang akrab disapa Gus Coy itu menjelaskan, sebelum memilih bergabung ke Partai NasDem ia telah menjadi orang bebas selama hampir dua pekan, tidak menjadi anggota DPR dan tidak menjadi anggota parpol tertentu.

"Selama menjadi orang bebas, saya banyak merenung dan berdiskusi dengan teman-teman yang memiliki visi sama," katanya.

Ia menambahkan, dari proses perenungan dan diskusi tersebut, ia kemudian mengambil sikap perjuangan politik harus diteruskan, tidak boleh berhenti meskipun harus melalui partai politik berbeda, karena sasarannya adalah bagaimana turut berkiprah untuk membangun bangsa menjadi lebih sejahtera.

"Pandangan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bahwa dalam membangun bangsa tidak melihat posisinya berada di mana tapi hasilnya seperti apa," katanya.

Di sisi lain, katanya, dia juga mempelajari visi, misi, dan program Partai NasDem yang membawa konsep restorasi Indonesia memiliki kesamaan dengan pandangan Gus Dur.

"Saya juga turut berperan dalam membangun ormas Nasdem di Jawa Timur, sehingga jika saya bergabung dengan NasDem sudah ada kedekatan emosional," katanya.

Gus Coy berpandangan politikus yang melakukan perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat harus bergabung dalam partai politik untuk merealisasikan perjuangannya tersebut.

"Masak politisi tak punya partai. Politisi harus ikut terlibat langsung dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Kalau tak punya partai, percuma kita teriak-teriak saja di luar parlemen," sambungnya.

Namun Gus Coy belum bisa memastikan apakah dia akan kembali maju sebagai calon anggota legislatif atau tidak, karena menyadari bergabung ke Partai NasDem selama dua pekan terakhir.

"Jadi caleg dan mendapat nomor urut berapa saja tidak penting bagi saya. Kalau mau didaftarkan sebagai caleg, saya siap," katanya.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.