Ekoda Persembahkan Lagu untuk Warga yang Tidak Bisa Mudik

·Bacaan 1 menit

VIVAMudik atau kembali ke kampung halaman biasanya dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun situasi pandemi COVID-19 yang masih terjadi, buat pemerintah menghimbau untuk tidak melakukan hal itu

Silaturahmi disarankan melalui virtual. Melihat hal ini, penyanyi Ekoda mengubahnya menjadi lagu. Ia baru saja meluncurkan lagu Kuingat Dia. Lagu tersebut mencerminkan mengenai keadaan seseorang yang sedang berada di perantauan.

Lantas seperti apa lagu tersebut dan ditujukan kepada siapa? Baca artikel ini selanjutnya.

Ekoda merasa lirik lagu tersebut sesuai dengan kondisi saat ini. Pandemi yang belum berakhir, membuat banyak anak-anak di perantauan tidak bisa bertemu langsung dengan orang tuanya.

"Tidak spesifik bicara soal itu, lebih ke kerinduan pada sosok Ibu. Tapi cocok dengan situasi saat ini," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ekoda berharap lagu ini bisa menemani kerinduan mereka yang belum bisa kembali ke kampung halaman. Ia juga merasakan bagaimana jauh dari orang tersayang namun dengan tidak kembali saat ini berarti menjaga mereka.

"Semoga lagu ini bisa menjadi pelipur kerinduan kepada orang tua dan keluarga di tengah larangan mudik lebaran tahun ini," ucapnya.

Di tengah lagu, Ekoda mengajak tiga putrinya, Alysha, Almira dan Alvita untuk membacakan puisi, agar lagu ini jadi lebih menyentuh hati. Tema dan notasi lagu awalnya dibuat teman ekoda, Ruli IR yang kirimkan rekaman kasar diiringi gitar Koko Winarko. Lalu Ekoda tambahkan beberapa bagian dan lirik sesuai interpretasinya.

"Saya suka tema liriknya, karena related dengan apa yang saya rasakan, dan mungkin juga banyak orang lain rasakan," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel