Ekonom: Inflasi akibat Kenaikan BBM Relatif Terjaga

  • Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    Merdeka.com
    Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    MERDEKA.COM. Wacana menaikkan kembali harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi telah membuat pengusaha transportasi rugi. Pasalnya, meski baru wacana, hal ini telah menaikkan harga penjualan komponen kendaraan.Ketua Umum DPP Organda, Eka Sari Lorena Soerbakti, mengaku sangat keberatan jika pemerintah menyetujui kebijakan tersebut."Karena pembicaraan seperti itu akhirnya harga sparepart naik. Tapi ketika BBM-nya tidak jadi naik dan sparepart-nya tidak turun lagi, kalau ada gosip mau naik …

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

Jakarta (ANTARA) - Ekonom Bank Danamon Dian Ayu Yustina memperkirakan laju inflasi sebagai dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada kendaraan pribadi roda empat relatif terkendali.

"Dampak terhadap inflasi relatif terkendali, dan hanya menambah laju inflasi 0,41 persen," ujarnya dalam keterangan pers tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Ayu, skema perhitungan tersebut berlaku apabila pemerintah jadi menyesuaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp6.500 untuk kendaraan roda empat yang berplat nomor hitam.

"Berdasarkan kalkulasi kami, saat ini sekitar 75 persen pengguna mobil menggunakan bensin jenis premium," katanya.

Ayu juga mengatakan kebijakan ini akan menambah inflasi tidak langsung sebesar 0,14 persen karena biaya transportasi bagi kendaraan pribadi pengangkut bahan kebutuhan pangan ikut mengalami kenaikan.

"Dengan demikian perkiraan kami pada akhir tahun, laju inflasi secara tahunan (yoy) akan mencapai 6,02 persen," ujarnya.

Menurut dia, angka inflasi yang relatif terkendali ini disebabkan karena biaya transportasi bagi angkutan umum tidak mengalami kenaikan karena kebijakan tersebut tidak dikenakan kepada kendaraan berplat kuning serta sepeda motor.

"Dampak negatifnya, kebijakan ini akan mempengaruhi kemampuan daya beli masyarakat, tapi kemampuan konsumsi masyarakat diperkirakan masih tinggi," kata Ayu.

Secara keseluruhan, Ayu mengatakan apapun kebijakan pemerintah terkait BBM bersubsidi akan memberikan sentimen positif bagi pasar dan menekan defisit transaksi berjalan.

Untuk itu, ia memperkirakan nilai kurs rupiah terhadap dolar AS pada akhir tahun berada pada kisaran Rp9.502 per dolar AS, dengan mempertimbangkan respon dari Bank Indonesia.

"Bila tekanan inflasi tinggi tidak diikuti dengan kebijakan yang memadai dari Bank Indonesia, akan terjadi koreksi dalam pasar obligasi," ujar Ayu.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...