Ekonom: Kecil Kemungkinan BBM Naik 2013

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

Jakarta (ANTARA) - Ekonom Senior dari Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan menilai bahwa kecil kemungkinan pemerintah akan menaikkan harga BBM bersubsidi pada 2013.

"Kami memprediksi pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM," kata Fauzi dalam seminar edukasi keuangan di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, kenaikan harga BBM bersubsidi bukanlah keputusan ekonomi tapi merupakan keputusan politik.

Bila pemerintah akan menaikkan harga BBM bersubsidi, kemungkinan kebijakan tersebut akan dilakukan pada triwulan kedua tahun 2013 dengan peluang 20 hingga 30 persen, ucapnya.

"Kemungkinan triwulan kedua, probabilitasnya kecil sekitar 20 hingga 30 persen," tukasnya.

Setelah bulan Juni, pemerintah diperkirakan tidak akan menaikkan harga BBM karena semakin mendekati pelaksanaan Pemilu.

"Kalau kuartal II 2013 tidak jadi menaikkan harga BBM, maka di kuartal berikutnya akan semakin kecil kemungkinan pemerintah menaikkan harga BBM. Kecil kemungkinan di kuartal I 2013 menaikkan harga BBM juga terjadi, karena di kuartal I ini sudah ada masalah kenaikan UMP, banjir dan semacamnya," tutur Fauzi.

Hal senada juga dikatakan pengamat politik Eep Saifulloh Fatah yang menyatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan membuat kebijakan yang tidak populer seperti menaikkan harga BBM pada saat menjelang pelaksanaan Pemilu.

"Pak SBY akan sulit menaikkan harga BBM, karena SBY tidak akan mebuat kebijakan yang tidak populer menjelang Pemilu," katanya.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...