Ekonomi adalah Ilmu Pengelolaan Sumber Daya, Pahami Ketiga Prinsipnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Mampu menciptakan kesejahteraan yang besar dan merata merupakan tujuan utama keberadaan sistem ekonomi. Ekonomi adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Berdasarnya pernyataan para ahli, ekonomi adalah ilmu pengelolaan sumber daya. Kebutuhan untuk bisa menyejahterakan individu, masyarakat, dan negara memunculkan tiga prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi adalah produksi, distribusi, dan konsumsi.

Bapak Sosiologi, Ibnu Kaldun memberikan definisi ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang positif dan normatif. Mempelajari ekonomi tidak semata memenuhi kebutuhan, tetapi turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bukan individu.

Berikut Liputan6.com ulas ekonomi adalah ilmu pengelolaan sumber daya dan prinsipnya dari berbagai sumber, Kamis (28/1/2021).

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

Ilustrasi ekonomi | Credit: pexels.com/breakingpic
Ilustrasi ekonomi | Credit: pexels.com/breakingpic

Adam Smith

Ekonomi adalah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.

Mill J.S

Ekonomi adalah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan.

Abraham Maslow

Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.

Hermawan Kartajaya

Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya.

Paul A. Samuelson

Ekonomi adalah cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Ekonomi adalah Ilmu Pengelolaan Sumber Daya

Ilustrasi ekonomi | Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi ekonomi | Credit: pexels.com/pixabay

Ekonomi berasal dari bahasa Yunani. Asal katanya Oikos atau Oiku dan Nomos yang memiliki arti peraturan rumah tangga. Berdasarkan pengertian umum, ekonomi adalah ilmu untuk mengkaji urusan sumber daya material individu, masyarakat, dan negara agar bisa sejahtera.

Bila disederhanakan ekonomi adalah ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ekonomi adalah ilmu yang membuat berbagai kegiatan dilakukan untuk dijadikan solusi. Solusi ini menjawab keberadaan kegiatan produksi, distribusi, sampai konsumsi yang dikenal sebagai prinsip ekonomi.

Cara berfikir dan bertindak yang sesuai dengan ilmu ekomoni adalah ekonomis dan sesuai prinsip ekonomi. Bapak Sosiologi, Ibnu Kaldun memberikan definisi ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang positif dan normatif. Mempelajari ekonomi tidak semata memenuhi kebutuhan, tetapi turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bukan individu.

Apabila melihat dari prinsip ekonomi, maka bisa disebut bahwa ekonomi adalah ilmu pengelolaan sumber daya. Bagaimana manusia memanfaatkan modal, materi, dan tenaga untuk bisa memberikan kesejahteraan untuk banyak orang.

Prinsip Ekonomi Produksi

Sejumlah pekerja menyelesaikan proses pelintingan rokok di pabrik rokok PT. Djarum, Kudus, Jateng, Selasa (8/4). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Sejumlah pekerja menyelesaikan proses pelintingan rokok di pabrik rokok PT. Djarum, Kudus, Jateng, Selasa (8/4). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Produksi adalah suatu kegiatan untuk menciptakan barang dan jasa. Produksi ini dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, produksi juga diperuntukkan untuk menambah nilai guna suatu barang dan jasa. Hasi dari produksi adalah produk. Produk ini dihasilkan oleh pelaku yang melakukan proses produksi.

Hasil produksi tak memiliki batas. Ada dua jenis konsep yang harus dipahami. Mulai dari produksi menghasilkan barang dan jasa. Kemudian produksi menambah nilai guna barang dan jasa.

Kegiatan menghasilkan barang dan jasa ini bisa dengan menambah jumlah produk yang dihasilkan. Misalnya saja seperti produksi yang dilakukan petani dan peternak. Mereka memroduksi untuk menghasilkan lebih barang padi dan hewan ternak.

Sementara kegiatan menambah nilai barang dan jasa ditujukan untuk membuatnya lebih tinggi saja. Misalnya dengan memroduksi tempe dari kedelai, keripik dari pisang, pakaian dari kulit hewan.

Prinsip Ekonomi Distribusi

Ilustrasi distribus online | Pexels
Ilustrasi distribus online | Pexels

Distribusi adalah kegiatan menyebarkan produk ke seluruh pasar sehingga banyak orang dapat membelinya. Distribusi adalah aktivitas menjual dan mengirimkan produk dari produsen ke pelanggan.

Distribusi juga dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Distribusi adalah kegiatan perantara antara produsen dan konsumen.

Distribusi melibatkan aktivitas sebagai berikut:

1. Membeli barang dan jasa dari produsen atau pedagang yang lebih besar

2. Mengklasifikasi barang atau memilahnya sesuai dengan jenis, ukuran, dan kualitasnya

3. Memperkenalkan barang atau jasa yang diperdagangkan kepada konsumen, misalnya dengan reklame atau iklan

4. Sistem transportasi yang baik untuk membawa barang ke wilayah yang berbeda.

5. Sistem pelacakan yang baik sehingga barang sampai pada waktu dan jumlah yang tepat.

6. Pengemasan yang baik

7. Melacak tempat-tempat di mana produk dapat ditempatkan sedemikian rupa sehingga ada peluang maksimum untuk orang dapat membelinya.

8. Sistem untuk mengambil kembali barang dari pasar.

Prinsip Ekonomi Konsumsi

Ilustrasi konsumsi | (Pexels.com)
Ilustrasi konsumsi | (Pexels.com)

Konsumsi adalah kegiatan penggunaan barang dan jasa dalam rumah tangga. Konsumsi adalah salah satu komponen dalam perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB). Para ahli ekonomi makro sering menggunakan konsumsi sebagai tolak ukur dari perekonomian secara keseluruhan.

Ketika menilai sebuah bisnis, seorang analis keuangan akan melihat sebuah tren konsumsi dalam bisnis tersebut. Hal ini menjadi langkah yang sangat penting, konsumsi akan membantu analis dalam menentukan sebuah asumsi dari model keuangan yang paling tepat.

Para ahli ekonomi neoklasik berpendapat jika konsumsi adalah sebuah tujuan akhir dalam suatu kegiatan ekonomi. Itulah mengapa, nilai per orang menjadi faktor yang sangat penting dalam menentukan berhasilnya suatu kegiatan perekonomian.

Perilaku konsumsi menjadi tolak ukur yang tepat jika ingin mengetahui pengeluaran nasional secara keseluruhan dalam perekonomian. Pengeluaran keseluruhan tersebut bisa digunakan untuk memahami fluktuasi makroekonomi di dalam siklus sebuah bisnis.