Ekonomi Hingga Sosial Budaya, Kerja Sama Multilateral Jadi Fokus KTT ASEAN ke-36

Liputan6.com, Hanoi - Indonesia telah mengikuti KTT ASEAN ke-36 pada Kamis 26 Juni 2020 secara virtual. Presiden Joko Widodo mengikuti KTT ASEAN yang dipimpin Vietnam, tepatnya oleh Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc selaku ketua ASEAN untuk tahun 2020.

KTT ini dihadiri oleh seluruh pemimpin negara anggota ASEAN.

Dalam laporannya, Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi melaporkan beberapa hal, terutama yang terkait dengan kondisi negara-negara ASEAN selama pandemi. 

"Untuk pertama kalinya dalam 23 tahun terakhir, ASEAN mengalami kontraksi ekonomi dan oleh karena itu negara-negara ASEAN dilihat telah mengambil langkah-langkah untuk memitigasi dampak ekonomi sosial dari pandemi ini bersama dengan negara-negara mitra ASEAN," ujar Menlu RI Retno Marsudi mengutip laporan Lim Jock Hoi. 

Namun, Sekjen ASEAN juga mengatakan bahwa negara-negara ASEAN telah berhasil mengambil tindakan yang cepat dan sangat menentukan keputusan untuk menangani masalah tersebut.

Misalnya di bidang kesehatan, ASEAN kini sedang membentuk Regional Pandemic Response Fund. Hal ini telah dibahas sejak KTT pada April lalu maupun KTT Plus Three. 

Selain kerja sama antarnegara anggota, Retno mengatakan bahwa ASEAN juga memiliki nilai solidaritas yang memungkinkan ASEAN untuk terus bekerja memajukan ASEAN Community Building. Dalam hal ini, yang dimaksuk oleh Sekjen ASEAN adalah penanganan aksi terorisme, politik dan lainnya.

Sedangkan dalam pilar ekonomi, berbagai kerja sama juga telah dilakukan melalui ASEAN Single Window dan ASEAN Certification Scheme.

"Dalam pilar ekonomi juga, penandatanganan RCEP jadi salah satu prioritas guna terus mendukung sistem perdagangan multilateral," ungkap Retno. 

Semua hal tersebut tentunya dilakukan dengan tujuan mengembalikan konektivitas yang terdisrupsi selama pandemi. 

Kerjasama ASEAN Selama Pandemi

PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc dalam KTT ASEAN 36 pada Kamis 26 Juni 2020. (Source: ASEAN 2020 Vietnam)

Di sisi lain, ASEAN juga bekerja sama dalam bidang sosial budaya yakni dengan memperkuat human capital development dan memperkuat sustainability di semua aspek kerja sama. 

Menlu Retno turut menyampaikan bahwa saat ini ASEAN sedang menyelesaikan mid-term review dalam tiga blu-print pilar kerja sama antar negara anggota. Sesuai rencana, laporan ini akan diserahkan kepada pemimpin ASEAN di dalam KTT pada bulan November mendatang. 

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini: