Ekonomi Indonesia Membaik, Waktunya Tancap Gas Genjot Ekspor

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Membaiknya ekonomi Indonesia dinilai menjadi momentum yang tepat untuk menggenjot ekspor produk dalam negeri. Membaiknya perekonomian ini seiring dengan semakin terkendalinya kasus Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR RI Komisi XI dalam Forum bisnis bertema Kepahlawan BI dalam mendorong UMKM Go Ekspor sekaligus dirangkaikan Bedah Buku LEPaRLE COVIDNOMICS.

"Ekonomi indonesia semakin membaik, seiring dengan Pengendalian COVID-19 melalui Program Vaksinasi & kesadaran warga mematuhi Protokol kesehatan. Ini waktu yang tepat tingkatkan Ekspor melalui Produk Unggulan loka," kata Kamrussamad Kamis (11/11/2021).

Menurut dia, UMKM produk unggulan lokal harus didrong agar terjadi transformasi digital dalam sistem produksi, sistem pemasaran, sistem quality control dan sistem transaksi pembayaran menggunakan QRIS.

"Sehingga Daya saing Produk mampu menembus Pasar Global. Inilah bentuk KePahlawanan Bank Indonesia dalam memajukan ekonomi nasional," tegas dia.

Hadir sebagai Narasumber antara lain Erwin Haryono (Bank Indonesia), H. Nasrin (Pencetus Teh Kelor KIDOM Produk ekspor), Heru Saptaji (Kepala Perwakilan BI NTB) dan Perwakilan berbagai Pelaku UMKM Multi sektor dengan Produk Unggulan lokal lombok

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kemendag Fasilitasi Ekspor Ritel ke Arab Saudi Senilai USD 5 Juta

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (29/10/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan neraca perdagangan Indonesia pada September 2021 mengalami surplus US$ 4,37 miliar karena ekspor lebih besar dari nilai impornya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (29/10/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan neraca perdagangan Indonesia pada September 2021 mengalami surplus US$ 4,37 miliar karena ekspor lebih besar dari nilai impornya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kementerian Perdagangan RI memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara platform digital Indomatjar, perusahaan logistik Goorita, dan diaspora Indonesia Chef Saudi Association (ICSA) untuk ekspor produk makanan dan minuman serta kebutuhan sehari-hari secara ritel. Kesepakatan itu memfasilitasi dana hingga sebesar USD 5 juta.

Penandatanganan dilakukan oleh oleh CEO Indomatjar Hadi Lee, CEO Goorita Yuwono Wicaksono, dan Ketua ICSA Agus Guntur.

Penandatanganan yang dilaksanakan secara hibrida di Indonesia Convention Exhibition BSD, Tangerang Selatan, Jawa Barat pada 4 November itu disaksikan oleh Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan dan Konsul Jenderal RI di Jeddah Eko Hartono.

“Untuk mengatasi pembatasan akibat pandemi COVID-19, pelaku usaha dapat melakukan ekspor secara ritel atau langsung ke konsumen. Salah satu caranya dengan menggunakan platform digital Indomatjar. Pelaku usaha yang belum pernah ekspor pun diharapkan dapat segera memanfaatkan layanan tersebut,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi secara terpisah, dikutip dari rilis Kemendag, Selasa (9/11/2021).

Kemendag mengatakan, bahwa penandatanganan MoU ini merupakan salah satu cara bagi para pelaku usaha untuk mengatasi dampak pembatasan akibat pandemi COVID-19, yaitu dengan melakukan ekspor secara ritel atau langsung ke konsumen melalui platform digital.

Dalam sambutannya, Marolop menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi semua pihak.

"Penandatanganan MoU merupakan bagian dari transaksi TEI-DE 2021. Diharapkan Indomatjar mampu menghubungkan dengan baik para pelaku usaha di Indonesia dengan para pelaku usaha di Arab Saudi, baik untuk business-to-business maupun business-to-consumer," jelas Marolop.

Platform digital Indomatjar, memberikan layanan di bidang jasa sumber daya dan pasar daring untuk memasarkan kebutuhan masyarakat Arab Saudi dan diaspora Indonesia di Arab Saudi.

Sedangkan Goorita menyediakan layanan pengiriman dan pengelolaan toko di loka pasar bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel