Eks Dankormar Penggagas Pasukan Elite Denjaka Tutup Usia

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono mengungkap rasa belasungkawa mendalam atas meninggalnya mantan Komandan Korps Marinir (Dankormar) ke-10 Mayor Jenderal Mar (Purn) Gafur Chaliq.

"Keluarga besar TNI AL mengucapkan turut belasungkawa dan dukacita atas kepergian salah satu komandan terbaik Korps Marinir, kita kehilangan salah satu putra terbaik TNI AL," ujar Yudo dalam keterangan tertulis, Selasa (7/6).

Yudo mengatakan bahwa Gafur sempat sakit lalu meninggal di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, sekitar pukul 09.23 WIB, Senin (6/6) kemarin.

Sosok Gafur merupakan penggagas satuan elite TNI AL, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka). Kemudian, akan disemayamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Timur, hari ini.

Secara terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

"Semoga almarhum Mayjen TNI Mar (Purn) Gafur Chaliq husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya dan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan," tutur Julius.

Sebagai informasi, Gafur memiliki kontribusi besar dalam kelahiran satuan elite yang dimiliki TNI Angkatan Laut bernama Denjaka. Kesatuan milik TNI AL ini dicetuskan olehnya yang sekaligus komandan pertama Denjaka yang menjabat pada 1983-1984.

Pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat ini pernah menjabat sebagai Komandan Intai Amfibi 1/Marinir pada 1982-1983. Usai lulus dari Abituren Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke XI tahun 1965. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel