Eks Kasatpol PP Makassar Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana terhadap Petugas Dishub

Merdeka.com - Merdeka.com - Eks Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Makassar, Muh Iqbal Asnan mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (31/8). Dia didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Najamuddin Sewang.

Dakwaan dibacakan JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Asrini Maya As'ad di hadapan majelis hakim yang diketuai Johnicol Richard Frans Sine.

Asrini mengatakan, M Iqbal Asnan bersama tiga terdakwa lainnya, yakni M Asri, Sulaiman, dan Chaerul Akmal, telah dengan sengaja dan rencana lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, yaitu Najamuddin Sewang. Dia memaparkan, Najamuddin Sewang meninggal karena kegagalan sirkulasi akibat perdarahan pada rongga dada akibat luka tembak jarak dekat yang masuk pada punggung kanan dan menembus paru-paru kiri dan kanan.

"Najamuddin Sewang meninggal dunia berdasarkan visum et repertum nomor: VER/27/IV/20022/Forensik tanggal 06 April 2022 yang ditandatangani dokter spesialis forensik, dr Denny Mathius," tuturnya.

JPU mengenakan dakwaan primer Pasal 340 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang pembunuhan berencana kepada Iqbal. Dia juga dikenakan dakwaan subsider yakni Pasal 338 Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Ajukan Eksepsi

Selain M Iqbal Asnan, JPU juga membacakan dakwaan tiga terdakwa lain, yakni M Asri, Sulaiman, dan Chaerul Akmal. Ketiganya juga didakwa dengan pasal yang sama dengan Iqbal Asnan, yakni dakwaan primer Pasal 340 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang pembunuhan berencana.

Seusai membacakan dakwaan, tiga kuasa hukum yakni M Iqbal Asnan, Chaerul Akmal, dan M Asri langsung menyatakan akan mengajukan eksepsi. Hanya terdakwa Sulaiman yang tidak mengajukan eksepsi dan meminta langsung ke pokok perkara.

Dalam persidangan, Muh Iqbal Asnan hadir ke persidangan dengan menggunakan kursi roda. [yan]