Eks Komandan KRI Nanggala 402 Ditunjuk Jadi Panglima Koarmada II

Rifki Arsilan
·Bacaan 3 menit

VIVA – Nama Komandan Seskoal Laksamana Muda (Laksda) TNI Iwan Isnurwanto akhir-akhir ini ramai menjadi perbincangan di media masa. Pasalnya, Laksda TNI Iwan Isnurwanto beberapa hari lalu telah menceritakan pengalamannya ketika dirinya mengalamai black out waktu ketika bertugas mengawaki KRI Nanggala 402 sekitar tahun 2000 silam.

Kini, pria kelahiran Situbondo, 9 November 1965 itu dipercaya oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menempatai posisi barunya sebagai Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II menggantikan Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan yang telah dimutasi oleh oleh Panglima TNI menjadi Askomlek KSAL satu minggu pasca-insiden tenggelamnya KRI Nanggala 402 pada saat latihan menembakkan Torpedo di wilayah perairan utara Bali.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi Puspen TNI, Kamis, 29 April 2021, Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto menjelaskan, pergantian jabatan Panglima Koarmada II itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/350/IV/2021tanggal 26 April 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Dalam surat keputusan Panglima TNI itu tidak hanya posisi Pangkoarmada II saja yang dimutasi, melainkan sebanyak 151 Perwira Tinggi (Pati) TNI dirotasi sesuai kebutuhan organisasi di lingkungan TNI.

"Telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 151 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 81 Pati TNI AD, 46 Pati TNI AL dan 24 Pati TNI AU," kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto.

Dalam kesempatan ini, VIVA Militer akan mengupas tentang pengalaman karir militer Laksda TNI Iwan Isnurwanto. Karena sebagai Pangkoarmada II yang mengkomandoi sejumlah armada kapal perang TNI Angkatan Laut, termasuk kapal selam sebagai kekuatan pemukul TNI Angkatan Laut rekam jejak Laksda TNI Iwan Isnurwanto sedikit banyak akan mempengaruhi pola kepemimpinan armada kapal perang di bawah satuannya nanti.

Menurut berbagai sumber yang dihimpun VIVA Militer, sebelum menjabat sebagai Danseskoal, Laksda TNI Iwan Isnurwanto pernah menduduki sejumlah jabatan penting, diantaranya adalah, Kepala Staf Koarmada II pada tahun 2019-2020. Dia juga pernah menjabat sebagai Komandan Gukamla Koarmada II pada tahun 2019 lalu.

Selain itu, pria lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1998 itu juga pernah menjabat sebagai Komandan Lanal Batam di tahun 2010-2012 ketika masih berpangkat Kolonel, kemudian dia juga pernah menjabat Kasguspurlatim di tahun 2014-2016.

Mengenai pengalamannya memimpin satuan tempur kapal perang TNI Angkatan Laut, rekam jejaknya pun tidak perlu diragukan lagi. Dia tercatat pernah ditugaskan di dua kapal selam milik TNI Angkatan Laut, yaitu KRI Nanggala 402 dan KRI Cakra 401.

Iya, Laksda TNI Iwan Isnurwanto merupakan salah satu Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut yang sangat mengenal KRI Nanggala 402. Dia tercatat sudah bertugas di kapal selam yang baru saja hilang di dasar samudera Selat Bali itu sejak tahun 1990 silam.

Laksda TNI Iwan mulai bertugas di KRI Nanggala 402 sejak dirinya masih menyandang pangkat Letnan Dua sampai menyandang pangkat Mayor di tahun 2005. Berbagai posisi pernah dijabatnya, mulai Ass Padiv Kom KRI Nanggala 402 ditahun 1990-1992, Padiv Kom KRI Nanggala pada tahun 1992-1993, Padiv Sen KRI Nanggala pada tahun 1993-1994, kemudian W.S Kadepleksen KRI Nanggala 402 pada tahun 1994-1996.

Tidak hanya itu, ketika dirinya naik pangkat dari Kapten ke Mayor di tahun 1996, dia kemudian dipercaya untuk menduduki posisi Kadepops KRI Nanggala.

Kemudian, pada tahun 1997-1999, dia ditugaskan menjadi Palaksa di salah satu kapal selam lainnya, yaitu KRI Naga Banda 404.

Setelah itu, Laksda Iwan kembali ke KRI Nanggala 402 menjabat Kadepops di tahun 1999-2000. Lalu, menjabat Palaksa KRI Nanggala 402 pada tahun 2000-2005.

Karir militernya tidak berhenti sampai di situ, pada tahun 2005, Iwan Isnuryanto naik pangkat dari Mayor menjadi Letnan Kolonel (Letkol). Kenaikan pangkat sebagai Letkol juga diikuti dengan kenaikan tanggungjawabnya sebagai pelaut handal, sehingga di tahun 2005 sampai 2007 dia dipercaya untuk menjabat sebagai Komandan kapal selam KRI Cakra 401.

Keberhasilannya memimpin sejumlah kapal selam milik TNI Angkatan Laut itu kemudian membawa karir militernya terus meroket. Hingga dia dipercaya menduduki posisi strategis lainnya ketika menyandang pangkat Kolonel tahun 2009 dengan posisi menjabat Koorsahli Kasal.

Dan kini, Laksda TNI Iwan Isnuryanto kembali mendapatkan amanah baru sebagai Panglima Koarmada II yang memegang kendali tempur sejumlah kekuatan armada milik TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca: Jokowi Tunjuk 2 Petinggi TNI untuk Urus Keluarga 53 Awak KRI Nanggala