Eks Pegawai BP Migas Bersorak Tak Kena PHK

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA- Gemuruh dan sorak-sorai bersahut-sahutan di lantai 9 City Plaza, Jakarta, Kamis (15/11) petang. Ratusan pegawai eks BP Migas, meluapkan kegembiraan ketika Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menyebutkan tidak akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) kendatipun BP Migas dibubarkan.

Petang itu, Rudi membacakan dua Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM tentang kelanjutan nasib BP Migas dan bekas pegawainya setelah lembaga tersebut dibubarkan sebagaimana keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Keputusan pertama, yakni Kepmen Nomor 3135/K/ 08/MPF/2012 tentang pengalihan fungsi dan organisasi BP Migas ke satuan kerja sementara pelaksana kegiatan usaha hulu Migas berdasarkan Perpres No 95 /2012.

Dan kepmen kedua, Kepmen 3136K/73/MEM/2012 tentang pengalihan tugas dan fungsi eks pimpinan BP Migas untuk tetap memegang jabatan yang sama tetapi di ada satuan kerja sementara pelaksana kegiatan hulu migas.

Kedua peraturan itu sebagai penjabaran atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2012 tentang Pengalihan Pelaksana Tugas dan Fungsi Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas yang disampaikan Presiden SBY, pada Rabu lalu.

Menurut Kepmen Nomor 3135/K/ 08/MPF/2012, semuga tugas, fungsi, dan organisasi dari BP Migas dialihkan ke Satuan Kerja Sementara Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi yang ada di dalam Kementerian ESDM.

Ratusan petinggi dan pegawai eks BP Migas berkali-kali bertepuk tangan saat Rudi membacakan poin demi poin kepmen tersebut.

Senyum lebar tampak dari raut wajah mereka saat Rudi mengatakan seluruh pejabat dan pekerja eks BP Migas dialihkan menjadi pekerja dengan jabatan yang sama di Satuan Tugas Sementara Kementerian ESDM, sebagaimana butir kedua Kepmen 3136K/73/MEM/2012.

Tepuk tangan kembali diberikan oleh mereka saat Rudi menyatakan, bahwa pejabat, pekerja, deputi, hingga wakil Kepala eks BP Migas akan diberikan tugas yang sama dengan gaji dan tunjangan jabatan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum pengalihan ke ke Satuan Kerja Sementara Kementerian ESDM.

Menurut Rudi, Kementerian ESDM sengaja mengumpulkan ratusan pegawai eks BP Migas di tempat itu adalah untuk sosialisasi kedua kepmen sekaligus memberikan pengarahan mengenai kelanjutan nasib mereka.

"Meski yang tidak hadir, tidak digugurkan haknya apa pun. Artinya yng sedang di rumah karena anaknya sedang memperingati Tahun Baru Islam, kami tetap bekerja siang dan malam. Hasilnya, makka seluruh tugas menjadi on kembali," tutur Rudi.

"Para pekerja yang biasa melakukan pengeboran, tetap dilaksanakan, yang biasa memberi izin di lapangan dan di kantor tetap dilaksanakan," imbuhnya.

Ditemui seusai acara sosialisasi Kepmen tersebut, sejumlah pegawai eks BP Migas mengaku gembira atas kebijakan tersebut.

Martono yang sebelum bertugas di bagian audit BP Migas mengatakan kedua kepmen dan arahan yang disampaikan Wamen ESDM membuatnya bisa lebih tenang.

"Penjelasan tadi membuat kami bekerja seperti biasa lagi. Tadinya kami enggak tahu nanti akan seperti apa, bentuknya (unit kerja) seperti apa, di bawah koordinasi siapa, tapi karena dengan semuanya sama, kita bisa seperti sedia kala," ujar Martono.

Ia mengaku sempat bingung tentang kelanjutan BP Migas dan nasib dirinya selaku pekerja setelah mengetahui keputusan MK yang membubarkan BP Migas.

Bagi dia, pembubaran BP Migas juga berdampak pada industri migas tanah air. "Karena dengan tidak adanya ketidakjelasan instansi, pelaku migas sangat bingung, karena semua itu perlu izin dari kami, yang secara teknis harus ada badan yang meng-handle," ujarnya.

Hartono mengaku puas dengan pengalihan tugas dan fungsi BP Migas ke Kementerian ESDM ini.

"Harapannya nanti untuk perbaikan undang-undangnya harus dipikirkan jangka panjangnya, harus benar-benar untuk kepentingan bangsa. Jangan, kan kalau sekarang ini muatan-muatan yang membuat kami sendiri bingung," imbuhnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.