Eks Pelatih Jepang Siap Gantikan Park Hang-seo di Timnas Vietnam

Bola.com, Paris - Rumor pengganti Park Hang-seo sebagai pelatih Timnas Vietnam semakin meluas. Kali ini ditanggapi oleh pelatih asal Prancis, Philippe Troussier, yang mengaku siap menjadi penerus Park Hang-seo.

Philippe Troussier tentu bukan nama yang asing buat Timnas Vietnam. Pelatih berusia 67 tahun itu pernah bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) dan Park Hang-seo saat dipercaya menukangi skuad U-19 rentang 2019-2021.

Philippe Troussier juga sudah berpengalaman menukangi timnas elite di dunia seperti Pantai Gading, Nigeria, Bukina Faso, Afrika Selatan, Jepang, Qatar, hingga Maroko. Philippe Troussier saat ini sedang menganggur dan mengaku terbuka untuk semua tawaran yang datang.

"Saya terbuka untuk semua tawaran. Keuntungan memilih saya adalah karena telah menghabiskan 3 tahun bekerja di Vietnam, termasuk di level junior," kata Philippe Troussier seperti dikutip Zing.

Nantikan Tawaran

Philippe Troussier pernah menukangi Timnas Vietnam U-19 rentang 2019-2021 dan mengaku siap bila dipercaya menjadi penerus Park Hang-seo. (AFP/Nhac NGUYEN)
Philippe Troussier pernah menukangi Timnas Vietnam U-19 rentang 2019-2021 dan mengaku siap bila dipercaya menjadi penerus Park Hang-seo. (AFP/Nhac NGUYEN)

Philippe Troussier juga mengaku masih memiliki hubungan baik dengan VFF. Philippe Troussier menantikan tawaran dari VFF dan akan dengan senang hati bila dipercaya menukangi Timnas Vietnam.

"Saat ini, saya masih berhubungan dengan petinggi VFF dan beberapa pemain yang pernah saya latih. Mari kita tunggu dan lihat apa yang bisa terjadi," ucap Philippe Troussier.

"Bagaimanapun,saya selalu memberikan kesan terbaik kepada sepak bola Vietnam," tegas Philippe Troussier.

Beri Pujian

Pelatih Timnas Vietnam U-22, Park Hang-seo. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan.
Pelatih Timnas Vietnam U-22, Park Hang-seo. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan.

Philippe Troussier juga memberikan pujian terhadap kinerja Park Hang-seo di Timnas Vietnam sejauh ini. Menurut Philippe Troussier, kinerja pelatih asal Korea Selatan itu sangat mengagumkan.

"Saya pikir apa yang telah dilakukan Park Hang-seo untuk sepak bola Vietnam dalam lima tahun terakhir benar-benar mengagumkan. Tidak banyak pelatih di level nasional yang bisa mraih prestasi sebesar Park," ucap Philippe Troussier.

"Saya mengerti posisinya di Vietnam sekarang. Saya telah mengalami momen seperti itu dengan sepak bola Jepang lebih dari 20 tahun yang lalu," tegas Philippe Troussier.

Keluarga dan Usia

Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo. (Bola.com/Aditya Wany)
Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo. (Bola.com/Aditya Wany)

Park Hang-seo memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama Timnas Vietnam. Perwakilan sang pelatih, Lee Dong-jun memang menyebut Park Hang-seo tidak memperpanjang kontrak karena ingin dekat dengan keluarga.

"Pelatih Park Hang-seo sudah tidak lagi muda dan ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya. Semua orang dapat melihat tekanan yang diterima pelatih Park yang seharusnya ditanggung pada masa lalu," kata Lee Dong-jun seperti dikutip Chosun beberapa hari lalu.

"Waktu dari keputusan ini telah dipertimbangkan dengan cermat. Saat itu, banyak pemain mungkin yang tidak puas dan mempertanyakan mengapa kontraknya belum diputuskan atau diperbaharui. Jika itu terjadi, tidak baik untuk mentalitas para pemain di Piala AFF 2022," tegas Lee Dong-jun.

Perpisahan Indah

<p>Pelatih Vietnam, Park Hang-seo, merasa puas bisa mempersembahkan medali emas SEA Games 2021. (AFP/Nhac Nguyen)</p>

Pelatih Vietnam, Park Hang-seo, merasa puas bisa mempersembahkan medali emas SEA Games 2021. (AFP/Nhac Nguyen)

Sementara itu, pelatih Park Hang-seo menyebut, keputusan meninggalkan Timnas Vietnam sudah tepat. Park juga menyebut kariernya di Vietnam merupakan pengalaman berharga dalam hidup.

"Perpisahan yang indah adalah kata yang paling tepat. Apalagi yang bisa saya katakan? Lima tahun yang saya habiskan bersama Timnas Vietnam adalah momen yang sangat berharga bagi saya," ucap Park Hang-seo.

"Saya telah menjalani kehidupan sepak bola di Vietnam tanpa penyesalan. Saya menuangkan hasrat ke Vietnam dan penerus saya nanti akan melakukannya dengan baik," tegas pelatih berusia 65 tahun itu.