Eks Polisi Penusuk Ustaz Aceh Bungkam Terus Kalau Diinterogasi

Ezra Sihite, Dani (Bekasi)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Polres Aceh Tenggara masih mendalami motif pelaku penusuk ustaz yang sedang ceramah pada saat Maulid Nabi Muhammad. Hingga kini pelaku disebut masih bungkam dan tidak kooperatif saat diinterogasi polisi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tenggara Ajun Komisaris Polisi Suparwanto mengatakan, tersangka yang berinisial MA (37) belum memberikan penjelasan apa pun soal motif pelaku melakukan penusukan terhadap ustaz di masjid Al-Husna di Kecamatan Lawe Bulan beberapa waktu lalu.

“Tersangka ketika diinterogasi masih bungkam dan tidak kooperatif saat ditanya soal motif,” ujar Suparwanto saat dikonfirmasi, Jumat, 6 Novemver 2020.

Secara kesehatan kata dia, pelaku yang merupakan mantan polisi itu dinyatakan sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa. Namun ia tidak mengerti kenapa MA masih diam dan tidak memberikan alasan apapun terkait penusukan tersebut.

Sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 9 saksi yang saat itu ada di lokasi penyerangan terhadap ustaz tersebut.

“Sudah 9 orang (saksi) diperiksa, kemarin kita juga telah periksa saksi korban,” katanya.

Sebelumnya pelaku yang juga merupakan mantan anggota polisi di Aceh Tenggara menusuk ustaz yang sedang menggelar ceramah Maulid Nabi Muhammad di Masjid Al-Husna, Aceh Tenggara, Kamis malam, 29 Oktober 2020.

Atas penyerangan itu, ustaz tersebut mengalami luka di bagian leher dan tangannya. Beruntung saat kejadian korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.