Ekshibisionis Sunter dijerat dengan pasal perlindungan anak

·Bacaan 1 menit

Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menjerat laki-laki ekshibisionis berinisial MH (18) di Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

"Untuk kasus ini, tersangka sudah kami tangkap dengan inisial MH usia 18 tahun dan kami kenakan pasal 82 UU Perlindungan Anak Nomor 17 Tahun 2016," kata Kepala Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Wibowo kepada wartawan di Jakarta Utara, Jumat.

Ia menjelaskan, tindakan menyimpang itu menimpa korban yang juga mantan kekasihnya, TA (16).

Awalnya korban hanya mengikuti tersangka karena diajak untuk membicarakan hubungan mereka yang kandas.

"Dalam keadaan putus, saat mau rujuk, pelaku mengajak korban jalan-jalan," kata Wibowo.

Baca juga: Polisi: Dokter pelaku pidana kesopanan alami kelainan kejiwaan

Tapi saat kedua sejoli melintasi gang sepi di Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, muncul niat tersangka MH untuk berperilaku ekshibisionis terhadap korban TA.

Wibowo mengatakan perbuatan MH juga meresahkan warga di sekitar tempat kejadian perkara karena aksinya itu.

Polisi lalu menangkap tersangka MH usai aksinya yang terekam kamera pengawas di rumah warga, kemudian diunggah oleh warga ke media sosial agar tidak terulang lagi perbuatan serupa di tempat tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, MH mengakui bahwa perbuatan kepada korban dilakukan secara spontan karena selama menjadi sepasang kekasih, hubungan keduanya kerap di luar batas wajar.

Akibat perbuatannya, kini tersangka MH (18) terancam pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.

Baca juga: Polisi sebut ABG tersangka pencabulan di Bogor kelainan seksual

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel