Eksklusif: Uber batalkan perekrutan teknisi karena kerugian melonjak

Uber membatalkan para pekerja teknologi bergabung dengan perusahaan tersebut, setidaknya untuk saat ini.

Raksasa ride-hailing itu telah membatalkan jadwal wawancara untuk bidang teknologi minggu ini, dan para pelamar pekerjaan telah diberitahu bahwa posisi tersebut ditunda karena pembekuan perekrutan tim teknik di AS dan Kanada, menurut beberapa orang yang menerima komunikasi. Uber tidak menanggapi permintaan berulang komentarnya.

Dalam surat elektronik yang dikirim ke orang yang akan diwawancarai pekerjaan, perekrut Uber menjelaskan "ada beberapa perubahan" dan peluang telah "ditunda untuk saat ini," menurut surat elektronik yang dilihat oleh Yahoo Finance.

Pembekuan perekrutan terjadi setelah 400 PHK di departemen pemasaran pekan lalu, yang menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan di seluruh perusahaan. Selama pertemuan semua pihak baru-baru ini, sebuah pertanyaan tentang potensi PHK di departemen teknik juga dimunculkan, tetapi para eksekutif tidak memberikan jadwal waktu. Jumlah pos-pos perekrutan untuk peran insinyur perangkat lunak di Uber meningkat pada Maret, menurut perusahaan pelacakan data Thinknum.

Langkah itu menyoroti tantangan yang dihadapi Uber saat berusaha membuktikan ke Wall Street, sejak IPO-nya pada Mei, bahwa ia berada di jalur yang benar untuk mencapai profitabilitas. Perusahaan, dengan 100 juta pengguna aktif bulanan, melaporkan kerugian 5,23 miliar dolar AS untuk kuartal kedua pada Kamis (8/8). Ini dikaitkan kerugian besar untuk biaya kompensasi berbasis saham 3,9 miliar dolar AS karena unit saham terbatas yang diberikan selama IPO-nya. Sementara itu, pertumbuhan pendapatan turun 14 persen. Saham Uber turun 6,4 persen pada Jumat (9/8), di bawah harga IPO 45 dolar AS per saham.

Pada konferensi jarak jauh tentang hasil keuangan perusahaan dengan para analis, CEO Dara Khosrowshahi menegaskan kembali kepercayaannya pada bisnis dengan kesan dan efek jaringan globalnya. "Saya pikir saya dan tim saya sudah siap, tetapi saya pikir kami sangat, sangat awal dalam perjalanan yang luar biasa ini," kata Khosrowshahi, Kamis (8/8).