Eksklusif: Xorn bicara potensi main di Indonesia dan harga transfer Rp3 miliar

Redzi Arya Pratama

Ketika kita menyebut Mohd Zul Hisham bin Mohd Noor, mungkin tak banyak orang tahu. Tapi ketika membicarakan Xorn, semua pencinta Mobile Legends: Bang Bang pasti langsung menganggukkan kepala.

Ya dua nama di atas adalah orang yang sama. Xorn menjadi salah satu nama besar di scene Mobile Legends Malaysia. Bahkan ketenarannya sudah mencapai Indonesia.

Tanker satu ini bermain untuk Geek Fam Malaysia. Meski begitu dalam beberapa bulan terakhir, pemain 21 tahun ini kerap dihubungkan dengan EVOS Legends, salah satu tim kuat Indonesia.

Terlepas dari itu, banyak rumor-rumor yang mewarnaik gosip di atas. Mulai dari EVOS tak bisa mendatangkan karena harganya yang mencapai Rp3 miliar, sampai larangan keluarga Xorn untuk tampil di Indonesia.

Kabar terakhir datang dari Feekz, rekan setim Xorn yang berkata MPL season 6 menjadi musim terakhir Xorn di Malaysia sebelum ke Indonesia.

Sampai akhirnya ONE Esports Indonesia berhasil mendapat kesempatan mewawancarai Xorn secara eksklusif via online. Xorn pun blak-blakan. Dia mengungkapkan kondisi sebenarnya dirinya.

“Terkait Feekz, tak perlu terlalu percaya. Dia memang sering begitu. Dia sedang mau bikin konten untuk viewernya. Meski begitu, ya, saya memang punya keinginan gabung dengan tim Indonesia,” jelas Xorn.

“Pasalnya, di sana rata-rata timnya semua lengkap dari segi organisasi. Tapi untuk sekarang ini tidak ada yang mau rekrut mungkin karena saya sudah cupu,” tambah sang player.

“Soal 3 miliar? Saya tidak ada komen. Saya juga tidak tahu harga saya berapa kalau ada yang mau beli. Sedangkan untuk keluarga, semua tergantung kepada saya. Mereka ikut saja apa yang saya pilih jadi tak ada larangan dari mereka,” tutup dia.

Menjadi semakin menarik menanti tim mana yang kira-kira berani mendekati Xorn dan menawarkan harga tinggi. Apalagi pemain ini tak hanya bisa menambah kekuatan di ingame, tapi pamornya mampu menaikkan nilai sebuah tim.

BACA JUGA: REKT: EVOS tak akan beli pemain lebih dari Rp500 juta