Ekspektasi Pengetatan Stimulus The Fed Bikin Rupiah Melemah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Kamis ini. Rupiah melemah seiring pelaku pasar yang kembali berekspektasi terkait tapering atau pengetatan stimulus oleh Bank Senral AS, The Fed.

Mengutip Bloomberg, Kamis (9/9/2021), nilai tukar rupiah dibuka di angka 14.280 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.252 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus bergerak melemah ke 14.270 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, kurs rupiah bergerak di kisaran 14.267 per dolar AS hingga 14.280 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 1,57 persen.

Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia mengatakan, pada minggu ini sentimen yang memengaruhi rupiah relatif terbatas.

"Gerak rupiah saya melihatnya seperti terpengaruh dolar AS, karena kelihatannya pasar kembali ke harapan bahwa akan mulai tapering dari AS dalam beberapa waktu ke depan, walaupun data non farm payroll kemarin kurang baik," ujar Niko dikutip dari Antara, Kamis (9/9/2021).

Nikolas menyampaikan masih meluasnya varian delta COVID-19 di Negeri Paman Sam itu mempertegas pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell di Jackson Hole beberapa waktu lalu yakni bank sentral tidak memberikan timeline pasti terkait tapering.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kasus Covid-19

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi keliling di Kebon Kacang, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Mobil vaksin COVID-19 keliling diluncurkan guna mempercepat pencapaian target vaksinasi COVID-19 untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi keliling di Kebon Kacang, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Mobil vaksin COVID-19 keliling diluncurkan guna mempercepat pencapaian target vaksinasi COVID-19 untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Terkait pandemi, jumlah kasus harian COVID-19 di Indonesia pada Rabu (8/9/2021) bertambah 6.731 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,15 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 626 kasus sehingga totalnya mencapai 137.782 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 11.912 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,88 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 turun menjadi 132.823 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 69,19 juta orang dan vaksin dosis kedua 39,72 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Pada Rabu (8/9/2021) kemarin, rupiah ditutup menguat 40 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp14.253 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.213 per dolar AS.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel