Ekspor Batam meningkat 2,5 persen

·Bacaan 2 menit

Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Kota Batam Kepulauan Riau pada Agustus 2021 sebesar 981,36 juta dolar AS, meningkat 2,5 persen dari bulan sebelumnya.

Kepala BPS Kota Batam Rahmad Iswanto menyatakan peningkatan ekspor pada Agustus 2021 itu didorong oleh sektor nonmigas yang naik 3,08 persen.

"Ekspor nonmigas Agustus 2021 mencapai 866,69 juta dolar AS atau naik 3,08 persen dibanding Juli 2021," kata dia, Rabu.

Ia mencatat, ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar Agustus 2021 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (85) sebesar 353,07 juta dolar AS.

Sedangkan ekspor migas Agustus 2021 mencapai U114,67 juta dolar AS atau turun 1,72 persen dibanding bulan sebelumnya

Ia mengatakan tujuan ekspor terbesar adalah Singapura, sebesar 396,84 juta dolar AS, dengan kontribusi 0,44 persen.

Sementara itu, bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Kota Batam pada Agustus 2021 meningkat senilai 143,59 juta dolar AS, atau 17,14 persen.

"Kenaikan nilai ekspor Agustus 2021 dibanding Agustus 2020 disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor migas sebesar 76,14 persen dan sektor nonmigas 12,17 persen," kata dia.

Masih dalam catatan BPS, total ekspor kumulatif Januari hingga Agustus 2021 Kota Batam sebesar 7.268,33 juta dolar AS, meningkat 18,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut dia, kenaikan ekspor delapan bulan pertama tahun 2021 dibanding periode tahun sebelumnya disebabkan oleh naiknya ekspor kumulatif sektor nonmigas sebesar 17,14 persen.

Impor
Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan impor Kota Batam pada Agustus 2021 sebesar 857,84 juta dolar AS atau naik 1,57 persen dibanding Juli 2021.

Peningkatan impor didorong nonmigas yang tercatat mencapai 853,81 juta dolar AS atau naik 1,84 persen dibanding Juli 2021.

Sedangkan nilai impor migas pada Agustus 2021 mencapai 4,03 juta dolar AS atau turun 34,59 persen dibanding Juli 2021.

Selama Agustus 2021 impor nonmigas terbesar adalah golongan barang mesin/ peralatan listrik (85) dengan nilai 387,96 juta dolar AS atau 45,44 persen dari total impor nonmigas.

"Negara pemasok barang impor terbesar pada Agustus 2021 adalah Singapura dengan nilai 233,00 juta dolar AS dengan konstribusi 27,16 persen," kata dia.


Baca juga: Ekspor perikanan Batam ke Singapura normal di tengah pandemi COVID-19

Baca juga: Industri Batam produksi smart home ekspor ke AS

Baca juga: Pabrik di Batam ekspor besi ke Singapura dan Malaysia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel