Ekspor ke Eropa Terganggu, PHK Massal Hantui Industri Tekstil RI

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah mengungkapkan kekhawatiran akan ancaman resesi global pada tahun 2023 yang tentu akan berdampak kepada sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Salah satunya, adanya terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal.

"Ancaman resesi ekonomi global dapat berdampak pada sektor ketenagakerjaan, seperti terjadinya pemutusan hubungan kerja secara massal," kata Menaker Ida Fauziyah beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Umum Apindo, Bob Azam menyampaikan, PHK memang sudah terjadi, salah satunya pada industri tekstil dan sepatu yang berpotensi ekspor ke Eropa.

"Itu resesi dunia yang berdampak ke Indonesia terutama ekspor ke Eropa," ujar Bob Azam kepada Merdeka.com, Rabu (2/11).

Dia menerangkan, walaupun ancaman resesi belum tentu terjadi, tapi hal tersebut sangat berdampak, sehingga menyebabkan PHK massal di sektor tersebut. "Indonesia mungkin tidak resesi tapi impactnya resesi dirasakan perusahaan yang orientasi ekspor, salah satunya Eropa," terang dia.

Sebagai informasi, sektor ketenagakerjaan di Indonesia masih merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Di sisi lain, sektor ketenagakerjaan juga sedang menghadapi revolusi industri yang melahirkan otomasi dan disrupsi di berbagai bidang yang secara sangat signifikan mengubah lanskap pasar kerja di Indonesia.

"Memang kondisi kita kini sudah mulai pulih, tetapi permasalahan lainnya juga bermunculan, termasuk ancaman resesi ekonomi," kata Menaker, Ida Fauziah. [azz]