Ekspor Mobil Indonesia Melonjak 67,2 Persen

Jakarta (ANTARA) - Ekspor mobil utuh dari Indonesia melonjak 67,2 persen menjadi 107.932 unit pada Januari-Juli 2012 dibandingkan periode yang sama 2011.

Angka itu dikemukakan salah satu Ketua Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) Johny Darmawan pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) ke-20 yang dihadiri Wapres Boediono di Jakarta, Jumat.

Selain itu, ia juga mengungkapkan ekspor mobil secara terurai (CKD) juga naik 31 persen menjadi 61.095 set pada Januari-Juli dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Tumbuhnya industri otomotif patut disyukuri karena otomotif menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar," ujar Johnny.

Sampai Juli 2012, kata dia, produksi mobil di Indonesia juga naik 33,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan mobil sampai Juli naik 25,9 persen menjadi 637 ribu unit dibandingkan periode yang sama 2011.

"Apabila tidak ada hal-hal yang menghambat, volume penjualan domestik diharapkan dapat mencapai satu juta unit tahun ini," kata Johnny.

Tahun lalu, lanjut dia, Indonesia menjadi pasar terbesar diantara enam negara utama anggota ASEAN yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Philipina, dan Brunei, dengan penjualan sebesar 894 ribu unit atau menguasai 34,7 persen pasar.

"Kami percaya pasa Indonesia akan menjadi pasar terbesar di Asia Tenggara dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi," kata Johnny.

Untuk itu, ia berharap ada kebijakan terobosan dari pemerintah untuk meningkatkan daya saing dan percepatan pengembangan industri otomotif di tanah air.

Saat ini, Indonesia bersaing dengan Thailand dan Malaysia sebagai pasar terbesar, serta basis produksi para pemain otomotif dunia.

"Lima perusahaan industri otomotif yang menjadi anggota Gaikindo telah mulai melakukan perluasan pabrik dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi di tingkat regional," kata Johnny. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...