Ekstensi Bulu Mata, Perempuan Ini Alami Hal Mengerikan

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Ada kalanya perempuan ingin memiliki bulu mata panjang dan lentik. Untuk bisa memiliki bulu mata panjang, perempuan bisa menggunakan maskara atau ekstensi bulu mata.

Ketika memilih ekstensi bulu mata, pastikan kamu datang ke ahli atau profesional. Jangan sampai kamu mengalami hal mengerikan seperti yang terjadi pada seorang perempuan yang videonya baru-baru ini beredar di lini masa.

TERKAIT: Mengenal Lash Lift, Alternatif Melentikan Bulu Mata secara Alami dan Tahan Lama

TERKAIT: 6 Cara Membuat Bulu Mata Lentik Alami

TERKAIT: Cara Menumbuhkan Bulu Mata dengan Cepat dan Efektif, Patut Dicoba

Seorang penata rias berbagi cerita bahwa kliennya datang untuk menghilangkan satu set bulu mata yang rusak. Kliennya tersebut mengalami hal buruk akibat ulah seorang ahli kecantikan yang tidak memenuhi syarat saat melakukan ekstensi bulu mata. Diketahui ahli kecantikan tersebut menggunakan lem rambut untuk hair bonding untuk melakukan ekstensi bulu mata.

"Seorang klien datang untuk melakukan pemindahan hari ini, saya merasa ngeri. Ekstensi diterapkan dengan lem pengikat rambut dan isolasi nol. Ini ilegal," kata IPS Beauty dalam keterangannya di unggahan TikTok.

Hanya tersisa sedikit bulu mata asli

ilustrasi bulu mata tebal/pexels
ilustrasi bulu mata tebal/pexels

Ahli kecantikan menambahkan bahwa perempuan tersebut hanya memiliki sedikit bulu mata yang tersisa. Ia sempat mencoba ekstensi bulu mata di rumah dan mencabut sebagian besar bulu matanya.

"Lihatlah betapa jarangnya bulu mata alaminya. Dia mendatangi saya seperti ini sehingga bulu mata lainnya mungkin robel," kata penata rias dalam video tersebut.

Tidak ada salahnya jika kamu memutuskan untuk melakukan ekstensi bulu mata demi kecantikan. Namun pastikan datang ke ahli yang benar-benar profesional.

Simak video berikut ini

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel