Ekstremis Kanada yang Bikin Video Sadis ISIS Eksekusi Tawanan Dipenjara Seumur Hidup

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang ekstremis Kanada yang menjadi sosok penting propagandis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam membuat video kekerasan dua hari lalu dihukum penjara seumur hidup. Demikian dikatakan Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Muhammad Khalifa mengaku bersalah Desember lalu karena menjadi pemasok materi video untuk mendukung ISIS.

Dilansir dari laman Al Arabiya, Sabtu (30/7), menurut dakwaan Departemen Kehakiman AS (DOJ), Khalifa meninggalkan Kanada pada 2013 untuk bergabung dengan ISIS di Suriah.

Khalifa yang kini berusia 39 tahun lantas menjadi sosok penting di ISIS dan pada 2014 dia menjadi bagian dari sel propaganda ISIS karena kemampuannya dalam berbahasa Arab dan Inggris.

Sel ISIS itulah memproduksi video tawanan asing yang kemudian dieksekusi, termasuk jurnalis AS James Foley dan Steven Sotloff pada 2014.

Khalifa menjadi pengisi suara dalam video ISIS itu mulai dari 2014 hingga 2017 dan dia juga terlihat mengeksekusi tentara Suriah, kata DOJ.

Dia juga diduga menjadi narator video rekrutmen yang memperlihatkan anggota ISIS melancarkan aksi penyerangan di Prancis dan Belgia dan mengajak anggota militan lain untuk melakukan hal yang sama.

Pada Januari 2019 ditangkap dalam baku tembak dengan pasukan Suriah Kurdi yang bersekutu dengan AS.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi CBC dari Kanada di penjara Suriah, Khalifa tidak memperlihatkan dirinya menyesal. Dia mengatakan ingin kembali ke Kanada bersama istri dan tiga anaknya tapi dalam kondisi dia tidak akan diadili di sana.

Namun dia diserahkan ke otoritas AS pada 2021 dan akhirnya dibawa ke AS. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel