Elektabilitas Anies Baswedan Teratas di Pilpres 2024, Golkar: Sudah Gerak Sejak Pilgub DKI

·Bacaan 2 menit
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan saat penandatanganan paket kontrak Pembangunan MRT Fase 2 di Jakarta, Senin (17/2/2020). Konstruksi proyek MRT Jakarta Fase II paket pertama dari Bundaran HI hingga Harmoni (CP201) dimulai Maret 2020- Desember 2024. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Golkar menanggapi santai hasil survei Akar Rumput Strategi Consulting (ARSC) yang menempatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di urutan pertama Capres 2024. Anies Baswedan mengungguli Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Ketua Bappilu Partai Golkar Maman Abdurachman menilai, bukan hal istimewa Anies Baswedan bertengger di posisi pertama. Begitu juga Prabowo maupun Ganjar.

"Posisinya Pak Anies kalau berdasarkan temuan ARSC di nomor satu, Pak Prabowo di nomor dua, Pak Ganjar tetap di nomor tiga, artinya tiga besarnya di situ situ saja," ujar Maman Abdurachman, Sabtu (22/5).

"Kalau bagi kami di Partai Golkar, kami santai," sambungnya.

Menurut Maman, elektabilitas Anies Baswedan unggul karena perjalanan politiknya bertarung di Pilkada DKI Jakarta sejak tahun 2017, sehingga elektabilitasnya menjadi naik.

"Contoh misalnya Pak Anies, beliau sudah gerak sejak Pilgub kemarin karena DKI kan epicentrum. Ketika dia (Anies) maju jadi gubernur tentu akan menjadi perhatian seluruh Indonesia," kata dia.

Begitu juga dengan Prabowo, kata Maman, posisi Menteri Pertahanan itu unggul di posisi kedua karena pengalamannya maju di tiga kali gelaran Pilpres. Sehingga, posisi Prabowo di survei capres bukanlah kejutan.

"Beliau sudah maju menjadi calon presiden, calon wakil presiden dari tiga periode yang lalu, artinya beliau punya waktu cukup panjang untuk menggalang kekuatan, makanya dari awal kami tidak terlalu surprise kalau melihat peta itu," kata Maman.

Sementara itu, Maman menilai, munculnya Ganjar Pranowo bukanlah hal yang perlu dirisaukan. Menurutnya, tidak mudah bagi Ganjar masih harus bersaing di internal PDIP.

"Ketiga Pak Ganjar, memang harus diakui Pak Ganjar muncul, tapi kita tidak tahu apakah di internal PDIP akan mendorong beliau," pungkasnya.

Anies Baswedan Diurutan Pertama

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di urutan pertama jika pemilihan Presiden dilakukan pada saat ini. Anies mengungguli Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Dari hasil survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Anies mendapatkan hasil 17, 01%. Selanjutnya, Prabowo Subianto 14,31%, dan Ganjar Pranowo 11,25%.

"Anies Baswedan menjadi sosok kandidat calon Presiden 2024 teratas dalam survei ini. Disusul Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo," kata peneliti ARSC Bagus Balghi dalam survei Sumber Kepemimpinan Nasional: Menuju 2024, Sabtu (22/5).

Selain itu, di urutan keempat ada Sandiaga Uno 6,87% Ridwan Kamil 5,86% dan Agus Harimurti Yudhoyono 5,55%. Berikutnya, Tri Rismaharini 3,97%, Airlangga Hartarto 3,83% dan Puan Maharani 2,48%.

Selanjutnya, di urutan ke-10 ada Khofifah Indar Parawansa 0,66% dan Erick Thohir, dan Said Aqil Siroj 0,41% persen. Berikutnya, Tito Karnavian, Ma'ruf Amin dan Bambang Soesatyo 0,33%. Serta, Muhaimin Iskandar 0,25%.

Meski begitu, kandidat pilihan Capres tersebut masih berubah. Ada 60,66% persen publik menjawab masih bisa berubah pilihan. Kemudian, tidak akan berubah sebanyak 31,82%.

Untuk diketahui, survei tersebut melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi. Dengan 60 persen berusia muda di bawah 30 tahun dan usia minimal 17 tahun.

Survei dilakukan selama periode 26 April-8 Mei 2021. Metode survei yang dipakai adalah multistage random sampling dan dilakukan melalui sambungan telepon. Adapun margin error plus minus 2,9 persen.

Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel