Elektabilitas Ketum Parpol Rendah, PKB: Meski Tinggi Tidak Jaminan Jadi Presiden

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Lembaga survei mulai menyampaikan hasil survei terkait tokoh yang berpotensi menjadi Capres 2024. Namun, dari berbagai survei, selain Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, nama ketum parpol lain tidak pernah masuk dalam tiga besar capres potensial.

Tiga tokoh yang selalu masuk tiga besar adakah Prabowo, Anies Baswedan dan Ganjar.

Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, sejak Pilpres 2004, capres-cawapres yang berkontestasi selalu ada unsur Nahdlatul Ulama yang menjadi basis PKB.

"Yang mengejutkan Pilpres 2019, Kiai Ma’ruf Amin yang tidak pernah tercatat di lembaga survei itu justru jadi Wapres," ujar Jazilul pada wartawan, Senin (27/12/2021).

Dia berpendapat tokoh-tokoh yang masuk dalam radar survei belum tentu bisa mempertahankan elektabilitas saat momentum politiknya habis.

"Tokoh-tokoh yang masuk dalam radar survei itu belum menemukan momentum politiknya karena ada beberapa nama yang menjabat sebagai kepala daerah, yang pada 2022 momentumnya akan hilang seiring dengan berakhirnya masa jabatan," kata dia.

"Jadi tidak ada jaminan elektabilitas tinggi menjadi presiden," tambah Jazilul.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan Golkar sudah menetapkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden sesuai dengan kesepakatan Munas Golkar tahun 2019.

"Hasil survei menjadi pertimbangan. Dan tentu ini menjadi bahan evaluasi," ujar Doli.

Dia mengatakan pembahasan keputusan pencapresan di Munas baru terjadi pada Pemilu 2019 dan 2024. Golkar belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya bahwa terjadi peningkatan perolehan suara apabila mengusung calon presiden dari kader sendiri.

"Alhamdulillah Golkar sampai hari ini baik-baik saja, di 2019 kita masih menjadi kontestan. Bahwa kemudian ada perubahan skenario politik terhadap realitas yang terjadi, kita masih punya waktu 2 tahun. Tentu kita harus konsisten terhadap keputusan kita untuk meningkatkan kerja politik," kata Doli.

Ganjar Pranowo Menempati Puncak

Sebelumnya lembaga survei Politika Research & Consulting (PRC) bersama Paremeter Politik Indonesia merilis hasil survei terkait Poros Parpol di Pemilu 2024.

Hasil survei menunjukkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati puncak klasemen sebagai calon presiden potensial menuju Pilpres 2024, dengan raihan elektabiltas 25,5 persen.

Sementara posisi kedua Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 22,9 persen, disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di posisi ketiga dengan 12,4 persen.

"Peta elektoral 15 nama, Ganjar sudah mendahlui peringkat Prabowo, harus diakui Ganjar paling dianggap layak untuk dijadika capres," kata Direktur Eksekutif PRC, Rio Prayogo, dalam konferensi pers daring, Senin, (27/12/2021).

Sementara di posisi keempat diduduki Sandiaga Uno dengan 9,4 persen dan Ridwan Kamil 5,8 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel