Elkan Baggott: Lahir di Thailand, Membangun Karier Menjadi Legenda Timnas Indonesia

Bola.com, Jakarta - Elkan Baggott tampil memukau sepanjang pekan ini. Pada Sabtu (5/11/2022), Baggott menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di ajang Piala FA.

Kemudian pada Rabu (9/11/2022) dini hari WIB, Baggott mencatatkan sejarah serupa di Carabao Cup. Tak hanya itu, ia membantu Gillingham FC melaju ke babak 16 besar.

Gillingham FC tampil heroik pada laga ronde ketiga Carabao Cup 2022/2023. Mereka mengalahkan Brentford melalui babak adu tendangan penalti.

Di usianya yang masih 20 tahun, prestasi-prestasi seperti di atas tentu sangat baik bagi Elkan Baggott. Ia sedang ada di jalur yang tepat untuk menjadi pemain yang lebih baik, atau bahkan menjadi legenda sepak bola Indonesia di masa depan.

Lahir di Thailand

<p>Elkan Baggott mencetak gol penyeimbang untuk Gillingham FC saat menghadapi Barrow FC pada laga pekan ke-16 Football League Two 2022/2023, Sabtu (22/10/2022). (dok.&nbsp;Gillingham FC)</p>

Elkan Baggott mencetak gol penyeimbang untuk Gillingham FC saat menghadapi Barrow FC pada laga pekan ke-16 Football League Two 2022/2023, Sabtu (22/10/2022). (dok. Gillingham FC)

Elkan Baggott memiliki latar belakang keluarga yang menarik. Baggott merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir di Thailand.

Ibu kandungnya berasal dari Indonesia, sementara ayahnya dari Inggris. Meski lahir Thailand, Elkan Baggott sebenarnya tak pernah tinggal di Thaialand.

Ia lebih banyak menghabiskan masa kecilnya di Inggris. Baggott kemudian merintis karier bersama skuad akademi sepak bola Ipswich Town sejak 2017.

Baggott sampai saat ini masih terdaftar sebagai pemain Ipswich. Namun, ia dipinjamkan ke klub League Two Inggris, Gillingham FC.

Pilih Indonesia

Menit ke-82, Indonesia kembali mencetak gol. Kali ini dimulai dari tendangan sudut Evan Dimas yang dituntaskan sundulan keras Elkan Baggott. (Dok. PSSI)
Menit ke-82, Indonesia kembali mencetak gol. Kali ini dimulai dari tendangan sudut Evan Dimas yang dituntaskan sundulan keras Elkan Baggott. (Dok. PSSI)

Lahir di Thailand, dan memiliki garis keturunan Inggris membuat Elkan Baggot memiliki opsi untuk membela beberapa negara yakni Indonesia, Inggris, dan Thailand.

Namun, Baggott dengan yakin memutuskan untuk membela Timnas Indonesia. Baggott pun bangga bisa mewakili negara asal sang ibunda.

Baggot pun memiliki satu alasan lain memilih Timnas Indonesia. Militansi suporter sepak bola Tanah Air membuat Baggott terpukau.

"Saya bangga merepresentasikan negara keluarga saya Indonesia. Kedua ya karena fans yang membuat saya merasa seperti berada di rumah sendiri," katanya belum lama ini.

Bukan Naturalisasi

Elkan Baggott dipastikan akan memperkuat Timnas Piala AFF 2020 usai mengantongi Kartu Tanda Penduduk dari Kantor Ditjen Dukcapil Kemendagri, Selasa 9 November 2021. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Elkan Baggott dipastikan akan memperkuat Timnas Piala AFF 2020 usai mengantongi Kartu Tanda Penduduk dari Kantor Ditjen Dukcapil Kemendagri, Selasa 9 November 2021. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Status Elkan Baggott bukan pemain naturalisasi. Sebab, ia memilih untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) di usia yang masih di bawah 20 tahun.

Ia pun sudah memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia, usai melakukan proses pembuatan pada 9 November 2021.

Baggott menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada 16 November 2021. Saat itu itu Baggott diturunkan dalam laga uji coba melawan Afganistan.

Sejauh ini Elkan Baggott sudah mencatatkan 12 caps bersama Timnas Indonesia. Pemilik tinggi 194 cm itu pun sudah mencetak dua gol untuk Tim Merah-Putih.

Bisa Bermain di Premier League?

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggot merayakan keberhasilan Gillingham menyingkirkan Brentford lewat babak adu penalti di ronde ketiga Carabao Cup 2022/2023, Rabu (9/11/2022) dini hari WIB. (Dok. Gillingham)
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggot merayakan keberhasilan Gillingham menyingkirkan Brentford lewat babak adu penalti di ronde ketiga Carabao Cup 2022/2023, Rabu (9/11/2022) dini hari WIB. (Dok. Gillingham)

Elkan Baggott saat ini bermain di liga level keempat di Inggris bersama Gillingham. Dengan usianya yang masih sangat muda, Baggott tentu diharapkan bisa bermain di level lebih tinggi di sepak bola Inggris, terutama di Premier League.

Peluang Baggott untuk bermain di Premier League belum tertutup. Premier League memang ketat untuk urusan pemain asing.

Hanya pemain dari negara peringkat 50 FIFA atau yang lebih baik yang bisa bermain di liga yang disebut paling bergengsi di dunia itu.

Namun, ada aturan lain yang bisa meringankan Elkan Baggott. Yakni statusnya sebagai pemain home grown di Inggris.

Diketahui, Baggott sudah dikontrak Ipswich Town sejak tahun 2019 atau sejak usianya masih 17 tahun. Kini ia sudah tiga tahun di klub tersebut. Status home grown otomatis didapatkan Baggott.