Elnusa Bidik Laba Bersih Rp 80 Miliar hingga Akhir 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Elnusa Tbk (ELSA) memproyeksikan laba bersih hingga akhir tahun dapat mencapai dua kali lipat dari raihan per Juni 2021, yakni sekitar Rp 40 miliar. Sehingga laba bersih yang dibidik Perseroan hingga akhir tahun yakni sekitar Rp 80 miliar.

"Kita proyeksikan untuk enam bulan ke delapan (semester II), laba bersih ini paling tidak dua kali lipat dari angka triwulan II kemarin," kata Direktur SDM & Umum merangkap Direktur Keuangan Elnusa, Tenny Elfrida dalam paparan publik, Jumat (1/10/2021).

Secara keseluruhan, Tenny mengatakan Perseroan menargetkan pendapatan hingga Rp 7 triliun hingga akhir tahun. Dengan kontrak yang sudah dikantongi mencapai Rp 6,2 triliun hingga Agustus 2021, Elnusa optimistis target tersebut dapat terealisasi.

"Per Juni kita sudah membukukan revenue di angka Rp 3 triliun-an. Kita proyeksikan dengan kontrak on hand, kita optimis pendapatan di akhir tahun kita bisa mencapai Rp 7 triliun,” kata dia.

"Dengan asumsi operasional di beberapa bulan terakhir dapat kita maintain dengan baik,” imbuh Tenny.

Hingga semester I 2021, Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan Rp 3,71 triliun. Realisasi pendapatan turun tipis 4,74 persen dari periode semester I 2020 sebesar Rp 3,89 triliun.

Dari raihan itu, Perseroan kantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 40,15 miliar pada semester I 2021.

Realisasi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 69,19 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 130,34 miliar. Dengan demikian, laba per saham sebesar Rp 5,50 pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 17,86.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Realisasi Kontrak hingga Semester I 2021

ELNUSA Pertahankan Kinerja dan Tetap Fokus pada Strategi Bisnis Jangka Panjang (Istimewa)
ELNUSA Pertahankan Kinerja dan Tetap Fokus pada Strategi Bisnis Jangka Panjang (Istimewa)

Sebelumnya, PT Elnusa Tbk (ELSA) telah meraup kontrak senilai Rp 6,2 triliun hingga semester I 2021. Direktur Elnusa, Rony Hartanto menerangkan, kontrak tersebut utamanya berasal dari segmen upstream dan logistik.

"Per semester 1 2021 atau hingga Juni, kami berhasil mendapatkan nilai kontrak Rp 6,2 triliun," kata dia dalam paparan publik, Jumat, 1 Oktober 2021.

Rinciannya, yakni terdiri dari segmen upatream sebesar Rp 2,6 triliun untuk multi years. Kemudian logistik Rp 2,9 triliun dan sisanya berasal dari jasa penunjang kegiatan hulu sekitar Rp 940 miliar.

"Alhamdulillah itu sudah kita catatkan di bulan Juni. Dan beebrpa sudah mulai beroperasi di kuartal IV, seperti aset rig kita yang saat ini sedang ngebor di Kalimantan Timur sampai 2023,” imbuhnya.

Hingga semester I 2021, Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan Rp 3,71 triliun. Realisasi pendapatan turun tipis 4,74 persen dari periode semester I 2020 sebesar Rp 3,89 triliun.

Dari raihan itu, Perseroan kantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 40,15 miliar pada semester I 2021.

Realisasi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 69,19 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 130,34 miliar. Dengan demikian, laba per saham sebesar Rp 5,50 pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 17,86.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel