Elon Musk Ajak Vladimir Putin Mengobrol lewat Clubhouse, Tak Direspons?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemilik Tesla miliarder Elon Musk ingin berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui aplikasi media sosial favoritnya Clubhouse.

CEO Tesla tersebut telah menandai akun resmi kepresidenan Kremlin dan menawarkan apakah Putin akan bergabung dengannya dalam percakapan audio di Clubhouse atau tidak.

Melansir laman CNN, Senin (15/02/2021), begini Musk membuat Tweet tersebut pada Sabtu lalu, “Apakah Anda ingin bergabung dengan saya dalam percakapan di Clubhouse?”. Kemudian, Musk pun mengirim Tweet lagi dalam bahasa Rusia yang artinya “Akan menjadi kehormatan besar untuk bisa berbicara dengan Anda”.

Namun sayang, hingga keesokan hari tidak ada jawaban yang Elon Musk terima. Karena belum menerima balasan, jadi belum jelas apakah Putin tertarik untuk berbicara dengan miliarder pemilik Tesla itu atau tidak. Bahkan kantor kepresidenan Kremlin pun tidak menanggapi atau berkomentar terkait hal tersebut.

Di sisi lain, bukan hanya Putin yang Musk ajak untuk bercakap. Baru-baru ini ada seorang publik figur yang Musk ajak untuk bicara, salah satunya rapper dan miliarder Kanye West. Keduanya berencana akan muncul dan mengadakan pertemuan di Clubouse.

Peralihan ke aplikasi tersebut Musk lakukan tidak lama setelah CEO Tesla tersebut debut di aplikasi percakapan sosial khusus untuk undangan pada bulan lalu.

Pertemuan dan percakapan pada platform tersebut bisa mencakup semuanya, mulai dari meme, crypto, dan bahkan Musk pernah berdiskusi dengan CEO Robinhood, Vlad Tenev.

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

Apa Itu Aplikasi Clubhouse? Dipakai Elon Musk dan Langsung Populer

Clubhouse invitation dijual di Tokopedia. (Doc: Liputan6.com)
Clubhouse invitation dijual di Tokopedia. (Doc: Liputan6.com)

Aplikasi Clubhouse mendadak jadi populer di kalangan pengguna internet. Popularitasnya melejit karena sempat dipakai oleh orang terkaya di dunia, Elon Musk.

Namun rupanya, aplikasi ini sudah ada sejak Maret 2020 dan diluncurkan oleh wirausahawan Silicon Valley, Paul Davidson dan Rohan Seth. Pada Mei 2020, aplikasi ini hanya punya 1.500 pengguna dan nilai valuasinya USD 100 juta (Rp 1,4 triliun).

Per 1 Februari 2021, Clubhouse sudah punya 2 juta pengguna sementara nilai valuasinya mencapai USD 1 miliar.

Lantas, apa itu Clubhouse? Mengutip laman The Guardian, Senin (15/2/2021), Clubhouse merupakan aplikasi jejaring sosial ekslusif berbasis obrolan suara dan saat ini hanya tersedia untuk pengguna perangkat iOS.

Para pengguna bisa mendengarkan obrolan, wawancara, dan diskusi mengenai berbagai topik. Bisa dikatakan, Clubhouse mirip dengan podcast namun live dan ekslusif.

Ekslusif ini karena pengguna Clubhouse mesti mendapatkan undangan dari teman yang sudah jadi pengguna. Artinya, kamu tidak bisa asal unduh aplikasi dari App Store lalu membuat akun seperti jejaring sosial lainnya.

Saksikan Video Ini