Elon Musk Bakal Bayar Content Creator Twitter 10 Persen Lebih Besar dari YouTube

Merdeka.com - Merdeka.com - Pada rapat perusahaan perdana sejak dirinya membeli Twitter, Elon Musk mengutarakan rencana untuk menarik kreator konten ke platformnya dengan menawarkan penghasilan 10 persen lebih besar dari yang diberikan YouTube.

Dilansir dari GizChina, Selasa (15/11), Musk mengatakan dalam rapat itu bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan pendapatan dan memungkinkan posting video yang lebih panjang, tidak terbatas 140 detik seperti yang berlaku sekarang.

"Jika mereka dapat memposting video di Twitter dan mendapatkan penghasilan setidaknya sebanyak yang mereka dapatkan di YouTube, maka secara alami mereka juga akan memposting video di Twitter. Namun saat ini, kreator konten tidak dapat memposting video panjang dan tidak menghasilkan uang darinya," kata Musk dalam rapat perdana bersama karyawan Twitter, Jumat (10/11).

Saat ini, sebagian besar kreator hanya menge-tweet tautan dan mengarahkan pengguna ke video mereka di YouTube, TikTok, atau platform lainnya. "Kami tidak mencoba untuk mematikan YouTube, saya hanya ingin bertanya: apakah kami benar-benar perlu memberi YouTube banyak lalu lintas gratis?" tambah Musk.

Sementara itu, pendapatan iklan YouTube pada Q3 2022 melebihi 7 miliar dolar. Sebagai perbandingan, total pendapatan Twitter pada Q2 hanya 1,18 miliar dolar. Sejak mengambil alih Twitter pada 28 Oktober, Musk mulai memangkas biaya, termasuk memberhentikan ribuan pekerja.

Musk juga memberitahu karyawan yang tersisa bahwa penting bagi Twitter untuk mulai membayar kreator agar menggunakan platform tersebut. Ia pun berencana mengajak sekelompok kreator di Youtube dan menawarkan mereka bayaran 10 persen lebih banyak.

"Mari kita ajak sekelompok pembuat konten keren di YouTube dan berkata, 'Hei, maukah kalian mempertimbangkan untuk menempatkan video di Twitter? Kami akan membayar Anda 10 persen lebih banyak daripada YouTube’ bagaimana kalau dipikir-pikir?" ujar Musk.

Musk menambahkan, ia telah menjelajahi video di Twitter, melihat banyak video lucu yang menyenangkan, dan menurutnya tidak buruk. "Saya pikir sangat penting untuk membangun fondasi ini," tambahnya.

Menurut Musk, banyak orang yang belum tahu tentang fitur video Twitter, maka ia dan Twitter perlu bekerja keras untuk meluncurkan fitur video yang lebih baik.

"Dan membuatnya dikenal lebih banyak orang, itu akan menjadi langkah yang sangat bagus," ujar Musk.

Reporter Magang: Dinda Khansa Berlian [faz]