Elon Musk Bantah Selingkuh dengan Istri Sergey Brin: Ini Serangan Pembunuhan Karakter

Merdeka.com - Merdeka.com - Co-founder Google Sergey Brin dikabarkan telah menginstruksikan kepada para penasihatnya untuk menjual investasi pribadinya di perusahaan Bos Tesla Elon Musk, dalam beberapa bulan terakhir.

Kabar penjualan investasi ini muncul menyusul kabar dugaan perselingkuhan antara sang pemilik Tesla, Elon Musk dengan istri Sergey Brin, Nicole Shanahan, menurut laporan Wall Street Journal (WSJ).

Namun demikian, Elon Musk menyangkal tuduhan perselingkuhan dengan istri Sergey Brin musim gugur lalu. Menurut laporan di Wall Street Journal, dugaan perselingkuhan menyebabkan Brin mengajukan gugatan cerai kepada sang istri pada awal tahun lalu dan mengakhiri hubungan persahabatannya dengan Elon.

Dalam sebuah cuitan dalam akun pribadi, Elon mengatakan bahwa dirinya hanya melihat istri Brin, Nicole Shanahan dua atau kali dalam tiga tahun, dan di antara keduanya tidak ada yang romantis.

Elon mengatakan tuduhan yang dilontarkan kepada dirinya memberikan hit piece kepadanya dan Tesla. Tak hanya itu menurutnya ini merupakan serangan pembunuhan karakter.

"Telah mencapai tingkat yang baru di tahun ini, tetapi artikel-artikelnya tidak ada apa-apanya," ujar Bos Tesla, Elon Musk dikutip dari MarketWatch, Selasa (26/7).

Sebagai informasi, Brin dan Musk telah berteman lama dan dia bahkan telah mendukung Tesla melalui krisis keuangan tahun 2008. Brin memberi Musk sekitar USD 500.000 untuk Tesla. Kemudian Musk pun memberi Brin salah satu kendaraan sport listrik pertama Tesla.

Laporan Dugaan Selingkuh

Mengutip The Straits Times, laporan dugaan perselingkuhan bermula ketika Musk dilaporkan bertemu dengan Shanahan pada awal Desember 2021 di Miami, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Dalam tanggapannya terkait laporan tersebut, Musk telah membantah terjadinya perselingkuhan dengan Shanahan.Sementara itu, Brin dilaporkan sudah mengajukan gugatan cerai kepada Shanahan pada Januari 2022.

Brin dan Shanahan saat ini sedang memproses perceraian dengan pihak istri mengenakan biaya lebih dari USD 1 miliar (Rp14,9 triliun) untuk penyelesaian, meskipun ada perjanjian pranikah, demikian menurut WSJ.

Nilai atau jumlah pasti investasi pribadi Brin di perusahaan Musk tidak diketahui, dan tidak diketahui jelas apakah ada penjualan, kata WSJ. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel