Elon Musk Hidupkan Lagi Akun Twitter Donald Trump

Merdeka.com - Merdeka.com - Bos Twitter yang baru Elon Musk mengatakan akun Twitter Donald Trump kembali dihidupkan setelah pengguna Twitter berpartisipasi dalam polling untuk menentukan keputusan itu.

"Orang-orang sudah bersuara," cuit Musk seraya mengatakan sebanyak 51,8 persen dari sekitar 15 juta lebih pengguna Twitter memilih untuk larangan terhadap Trump berkicau di Twitter untuk dicabut.

Namun mantan Presiden Amerika Serikat itu mengatakan ada kemungkinan dia tidak akan kembali mengoceh di Twitter.

"Saya tidak melihat alasan untuk kembali," kata Trump sebelumnya, seperti dilansir laman BBC, Sabtu (19/11).

Akun Twitter Trump dimatikan pada 2021 karena kekhawatiran dia bisa memicu kekerasan.

Manajemen Twitter sebelumnya memutuskan akun Twitter Trump diblokir beberapa hari setelah pendukungnya menyerang Gedung Capitol di Washington DC pada 6 Januari.

Ratusan perusuh menyerbu gedung parlemen itu di saat Kongres AS hendak mengambil keputusan untuk mengesahkan kemenangan Joe Biden dalam pemilu presiden. Peristiwa yang memalukan AS di mata dunia itu menyebabkan empat warga sipil dan satu polisi tewas.

Tak lama setelah kejadian itu akun Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube dari Trump yang memiliki jutaan pengikut diblokir.

Beberapa bulan kemudian Trump meluncurkan media sosial baru bernama Truth Social.

Awal pekan ini tokoh Partai Republik itu mengumumkan dia kembali maju sebagai calon presiden AS 2024.

Elon Musk, orang terkaya di dunia, mengambil alih Twitter pada Oktober lalu setelah membeli media sosial itu senilai USD 44 miliar atau Rp 682,5 triliun. [pan]