Elon Musk Jauh Tinggalkan Jeff Bezos

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Perusahaan teknologi milik Elon Musk, SpaceX, telah menerima lebih dari 500 ribu pelanggan untuk menikmati layanan internet satelit milik mereka, Starlink.

"Sampai saat ini sudah lebih dari setengah juta orang menjadi pelanggan kami. Mereka juga sudah memberikan uang deposit untuk Starlink," kata Insinyur Operasi Luar Angkasa SpaceX, Siva Bharadvaj, seperti dikutip dari situs Business Insider, Rabu, 5 Mei 2021.

Dengan setiap peluncuran, ia melanjutkan, maka SpaceX semakin dekat untuk menghubungkan lebih banyak orang di seluruh dunia. Menurut Siva, satu-satunya batasan adalah kepadatan pengguna yang tinggi di wilayah perkotaan.

"Jadi, kemungkinan besar semua (pelanggan awal) 500 ribu akan menerima layanan. Akan lebih banyak tantangan saat kami membuka pintu untuk beberapa juta pengguna," jelasnya. Biaya yang harus dikeluarkan untuk menjadi anggota Starlink adalah US$99 atau sekitar Rp1,4 juta.

SpaceX memang berniat menggunakan Starlink yang terdiri lebih dari 40 ribu satelit untuk menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi ke wilayah pedesaan dan terpencil yang tidak terjangkau teknologi tersebut.

Perusahaan milik Elon Musk itu juga berencana untuk mengirim sinyal internet mobile melalui kapal, pesawat, dan mobil. Sebelumnya, SpaceX pada Selasa, 4 Mei kemarin, meluncurkan 60 Satelit Starlink ke orbit Bumi menggunakan Roket Falcon 9. Ini merupakan Misi Starlink ke-10 pada tahun ini, dan misi ke-26 secara keseluruhan.

Peluncuran terbaru ini menambah jumlah Satelit Starlink yang dikirim ke orbit Bumi yang totalnya mencapai 1.500 satelit. SpaceX juga berencana untuk menyebarkan 12 ribu Satelit Starlink yang akan menelan biaya sekitar US$10 miliar (Rp144 triliun).

Membangun dan mengirim roket dan satelit ke luar angkasa adalah bisnis padat modal. Akan tetapi, dua orang super kaya di dunia, pendiri Amazon Jeff Bezos dan Elon Musk, berani menginvestasikan miliaran dolar AS selama bertahun-tahun untuk membuat terobosan baru tersebut.

Elon Musk dan Jeff Bezos juga telah berdebat secara terbuka mengenai rencana keduanya mengirim satelit ke orbit Bumi. Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) pada April 2021 menyetujui rencana SpaceX untuk mengerahkan beberapa Satelit Starlink ke orbit bumi yang lebih rendah dari yang direncanakan.