Elon Musk sebut Teks Panjang untuk Twitter sedang Disiapkan

Merdeka.com - Merdeka.com - Terlepas dari aksi PHK karyawan, Elon Musk berencana membuat gebrakan baru untuk Twitter. Hal itu dirinya sampaikan dalam akun Twitternya, Senin (7/11).

"Twitter akan segera menambahkan kemampuan untuk melampirkan teks bentuk panjang ke tweet, mengakhiri absurditas tangkapan layar notepad," ungkap dia dilaporkan Engadget.

"Diikuti oleh monetisasi kreator untuk semua bentuk konten," tambahnya.

Rencana pengembangannya itu, nampaknya disambut baik followersnya. Sebuah akun bercentang biru @Jorge_Most_, merasa ide Musk menarik. Sehingga ia menanyakan kepada Musk, kapan detail pengembangan itu akan diungkap.

"Terdengar menarik, kapan Anda akan mengungkapkan lebih banyak detail rencana itu?" tulis @Jorge_Most_

Musk pun menjawab: "Dua Minggu"

Hingga saat ini memang belum diketahui rencana dari Musk itu. Rasanya patut ditunggu gebrakan-gebrakan dia untuk pengembangan Twitter, selain urusan PHK karyawan tentunya.

Sebelumnya pada akhir Oktober lalu, Musk mengumumkan resmi membeli Twitter. Bos Tesla ini harus merogoh kocek USD 44 miliar atau sekitar Rp 687 triliun untuk membeli media sosial berlogo burung biru ini.

Namun pasca dibelinya, Ia langsung melakukan PHK karyawan. Menurutnya, ini dilakukannya demi kesehatan perusahaan. Tak hanya itu, Musk telah meminta timnya di Twitter untuk melakukan penghematan hingga USD 1 miliar, terutama untuk biaya infrastruktur tahunan dengan memotong layanan cloud dan ruang server ekstra.

Informasi itu didapatkan dari dua sumber yang menceritakannya kepada Reuters. Sayangnya, hal itu belum terkonfirmasi. [faz]