Elon Musk Sumbang Rp 716 Miliar Hartanya buat Rumah Sakit Penelitian Anak

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Miliarder CEO SpaceX Elon Musk menyumbangkan USD 50 juta atau sekitar Rp 716 miliar untuk menggenapi donasi hingga USD 200 juta.

Rencananya donasi tersebut akan disalurkan untuk Rumah Sakit Penelitian Anak St. Jude. “Hitung saya beri USD 50 juta,” kata Musk dalam akun Twitternya, seperti mengutip CNBC, Rabu (22/09/2021).

Di samping itu, salah satu upaya lain untuk bisa berdonasi adalah dengan melakukan misi penerbangan Inspiration4. Penerbangan tersebut akhirnya telah diluncurkan pada hari Rabu dan tiba pada hari Sabtu.

Komandan Inspiration4 Jared Isaacman sendiri pun ikut menyumbangkan harta pribadinya. Pengusaha dan miliarder yang telah membeli penerbangan dari SpaceX itu menyumbangkan USD 100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun kepada St. Jude.

Sebelumnya, donasi telah terkumpul hingga USD 60,2 juta. Kini setidaknya donasi tersebut telah bertambah menjadi lebih dari USD 210 juta.

Misi Inspiration4

Jared Isaacman, Hayley Arceneaux, Sian Proctor, Chris Sembroski anggota Inspiration4 (Netflix/John Kraus)
Jared Isaacman, Hayley Arceneaux, Sian Proctor, Chris Sembroski anggota Inspiration4 (Netflix/John Kraus)

Dalam sejarahnya, misi Inspiration4 itu membawa kru pribadi untuk melakukan penerbangan dengan menghabiskan waktu selama tiga hari di luar angkasa.

Mereka yang ikut dalam penerbangan adalah Isaacman, pilot Sian Proctor, petugas medis Hayley Arceneaux, dan spesialis misi Chris Sembroski.

Para kru mengorbit Bumi pada ketinggian 590 kilometer yang berada di atas Stasiun Luar Angkasa Internasional. Dengan kata lain, ketinggian penerbangan tersebut telah membuat manusia berada di tingkat terjauh di atas permukaan.

Di samping itu, sebelum misi ini pun ada penerbangan lain dengan tujuan ke luar angkasa. Penerbangan luar angkasa memang telah mencapai beberapa tonggak, salah satunya penerbangan luar angkasa SpaceX.

Penerbangan itu diikuti oleh empat orang, di antaranya kru non-profesional pertama yang menjadi astronot, pilot pesawat luar angkasa yaitu wanita berkulit hitam pertama, astronot Amerika termuda, dan orang pertama yang terbang di luar angkasa dengan prostesis.

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel