Elpiji Tabung 3 Kilogram di Pamekasan Langka

Pamekasan (ANTARA) - Elpiji ukuran tabung 3 kilogram di Pamekasan, Jawa Timur, langka, sehingga warga kesulitan untuk mendapatkan jatah beli jenis elpiji bersubsidi ini.

"Kelangkaan sudah berlangsung sejak lima hari lalu, dan sampai saat ini masih berlangsung," kata warga Jalan Kabupaten Pamekasan, Mutmainnah, Jumat.

Selain langka, harga elpiji ukuran 3 kilogram ini juga naik dari sebelumnya hanya Rp13.000 per tabung menjadi Rp15.000 per tabung.

"Itupun sulit untuk mendapatkan jatah beli, meski harganya naik dari Rp13.000 menjadi Rp15.000," terang Mutmainnah.

Salah seorang pengecer elpiji ukuran 3 kilogram di Pamekasan Rasmiati mengatakan langkanya elpiji ukuran 3 kilogram itu, karena pasokan dari pihak agen akhir-akhir lambat.

"Dalam beberapa hari terakhir ini pengiriman dari agen memang lambat. Makanya persediaan sangat terbatas dan kalaupun ada cepat habis, karena warga berebut untuk membeli," tuturnya, menjelaskan.

Kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram ini tidak hanya di kota, akan tetapi juga di perdesaan. Seperti di wilayah Kecamatan Pademawu, Larangan, Galis dan sebagian di Kecamatan Kadur.

Warga di empat kecamatan ini mengaku resah untuk mendapatkan jatah beli elpiji, bahkan sebagian diantara mereka terpaksa memasak menggunakan tungku.

Untuk menyiasati kelangkaan ini elpiji ini, sebagian warga kota di Pamekasan terpaksa beralih memasak menggunakan minyak tanah. Ada juga yang membeli elpiji menggunakan tabung besar dengan cara patungan bersama para tetangganya.

Seperti yang dilakukan Saliman, warga Kelurahan Bugih, Pamekasan. Sejak elpiji ukuran 3 kilogram langka, ia bersama dua tetangga lainnya terpaksa membeli elpiji ukuran 12 kilogram, dan setelah itu dibagi dalam tabung ukuran 3 kilogram miliknya.

"Kalau tidak seperti itu, kami tidak mampu. Makanya kami beli dalam bentuk tabung besar lalu kami bagi-bagi dengan tetangga," katanya menuturkan.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.