Emas Iqbal terbayarkan pada nomor pistol campuran PON Papua

·Bacaan 2 menit

Atlet cabang menembak Jawa Tengah Muhammad Iqbal Raia Prabowo berhasil membayar kekalahan medali emas nomor 10 meter air pistol individu putra pada nomor 10 meter air pistol beregu campuran.

Dalam lomba di Lapangan Menembak Indoor Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Senin, Iqbal bersama Arista Perdana Putri Darmoyo merebut medali emas nomor beregu campuran dengan perolehan poin 16 pada babak final atas tim Bali.

Iqbal dan Arista melenggang ke babak final setelah mendapatkan poin 378 pada babak kualifikasi. Mereka menghadapi tim Bali yaitu I Kadek Rico Vergian Dinatha dan Lily Sulistyadewi Tirthajaya yang meraih poin 374 dalam babak kualifikasi.

Sementara, tim Sumatera Utara yang terdiri dari Masmur Sitepu dan Shiva Awallu Nissa berhak atas medali perunggu setelah mengalahkan Aceh yang diisi Sulthanul Aulia Ma'ruf dan Derli Amalia Putri. Tim Sumatera Utara mendapatkan poin 16 pada babak final, sedangkan tim Aceh meraih poin delapan.

Emas yang diraih Iqbal bersama Arista itu sekaligus menebus kekalahan Iqbal pada nomor 10 meter air pistol individu putra pada perlombaan yang berlangsung Sabtu (9/10).

Baca juga: Indriani tambah koleksi emas tuan rumah dari menembak

Iqbal kalah dari atlet Lampung Wira Sukmana hanya dalam selisih 0,1 poin dan dipaksa menerima medali perak.

"Tentu saya senang sekali karena rasanya terbayarkan kekalahan kemarin yang bedanya hanya 0,1 poin. Ini adalah PON pertama bagi saya, saya sudah mengoleksi tiga medali, emas, perak dan perunggu," kata Iqbal yang berusia 16 tahun itu.

Meski telah membayar kekalahan dengan emas nomor beregu campuran, atlet yang masih bersekolah menengah atas itu mengaku masih kecewa dengan perolehan poin 0,1 pada nomor individu.

"Pada perlombaan beregu tadi, saya berusaha mengatur strategi lebih baik bersama Arista. Kami saling mengingatkan untuk terus fokus. Kami bersyukur bisa dapat medali emas," kata dia.

Dalam cabang menembak, Jawa Tengah mengumpulkan satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.

Medali perak diperoleh Iqbal pada nomor 10 meter air pistol individu putra, sedangkan medali perunggu diraih dari nomor 10 meter air pistol beregu putra.

Baca juga: Tuan rumah sambut apresiasi kontingen tamu cabang menembak PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel