Emas pertama Paralimpiade Tokyo disabet Australia

·Bacaan 2 menit

Pebalap sepeda Australia Paige Greco meraih medali emas pertama Paralimpiade Tokyo 2020 pada Rabu, dalam perlombaan yang berlangsung sehari setelah upacara pembukaan.

Meskipun Paralimpiade telah ditunda satu tahun di bawah bayang-bayang COVID-19, cabang olahraga balap sepeda dan renang tetap memanas dan menghasilkan juara.

Greco meraih emas dengan memecahkan rekor di lintasan balap sepeda C1-C3 kelas 3.000 meter nomor tunggal putri, mengalahkan pebalap sepeda China Wang Xiaomei, seperti dikutip dari AFP, Rabu.

Atlet Australia itu memecahkan rekor dunianya sendiri dengan selisih hampir delapan detik untuk menjadi yang tercepat di babak penyisihan.

Dia kemudian mempertajam catatan waktu tersebut menjadi 3 menit 50,815 detik di final.

Peraih medali perak Wang, yang juga telah mengalahkan rekor dunia yang dipegang Greco sebelumnya di babak penyisihan, tidak dapat menyaingi kekuatan atlet Australia itu dan terpaut lebih dari empat detik.

Baca juga: David Jacobs raih kemenangan perdana di Paralimpiade Tokyo
Baca juga: Atlet Paralimpiade Afghanistan telah dievakuasi

Di panggung rugbi kursi roda, peraih medali emas bertahan Australia mengalami kemunduran yang mengejutkan dalam upaya mereka untuk menjadi tim pertama yang naik podium di tiga Paralimpiade berturut-turut, dengan kekalahan 54-53 dari Denmark.

Sementara itu, perenang Inggris Reece Dunn mencatat rekor baru Paralimpiade dalam kategori S14 kupu-kupu 100m putra.

Paralimpiade telah dinyatakan resmi dibuka pada Selasa (24/8) malam oleh Kaisar Jepang Naruhito. Presiden Komite Paralimpiade Internasional (IPC) Andrew Parsons pun memberikan ucapan penghormatan kepada para atlet yang berhasil mencapai Tokyo.

"Banyak yang meragukan hari ini akan terjadi, banyak yang mengira itu tidak mungkin, tetapi berkat upaya banyak orang, acara olahraga paling transformatif di bumi ini akan segera dimulai," kata Parsons.

Upacara pembukaan tersebut mengusung kisah mengenai sebuah pesawat bersayap satu yang mencoba terbang, dan menampilkan rangkaian musik dan akrobatik.

Baca juga: Komet Akbar menelan kekalahan pertama di Paralimpiade Tokyo
Baca juga: Syuci Indriani terhenti di babak penyisihan 100m gaya kupu-kupu S14
Baca juga: Kemenpora pastikan bonus untuk peraih medali Paralimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel