Emas terangkat 6,60 dolar ditopang "greenback" yang lebih lemah

Emas menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), ditopang oleh greenback (dolar AS) yang lebih lemah setelah penurunan satu hari tertajam indeks dolar sejak pertengahan Juni membantu memutuskan arah yang mendukung posisi beli, setelah berulang kali mencapai tertinggi dua dekade.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terangkat 6,60 dolar AS atau 0,39 persen, menjadi ditutup pada 1.710,20 dolar AS per ounce, setelah turun 2,20 persen minggu lalu dan sempat mencapai level terendah 27 bulan di 1.695 dolar AS pada Kamis (14/7/2022).

Emas berjangka tergelincir 2,2 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.703,60 dolar AS per ounce pada Jumat (16/7/2022), setelah anjlok 29,70 dolar AS atau 1,71 persen menjadi 1.705,80 dolar AS pada Kamis (14/7/2022), dan meningkat 10,70 dolar AS atau 0,62 persen menjadi 1.735,50 dolar AS pada Rabu (13/7/2022).

"Dolar melemah memulai minggu perdagangan ini, tetapi ini mungkin bukan yang teratas, yang berarti emas mungkin berjuang untuk bergerak di atas mendekati level 1.750 dolar AS," kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA.

Emas menemukan dukungan tambahan setelah National Association of Home Builders melaporkan pada Senin (18/7/2022) bahwa indeks kepercayaan bulanannya anjlok 12 poin menjadi 55 pada Juli. Penurunan itu jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Federal Reserve akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada 26-27 Juli. Dengan sepinya komentar dari pejabat Fed menjelang keputusan 27 Juli tentang suku bunga, posisi beli dan jual emas sama-sama diserahkan ke perangkat mereka untuk memutuskan bagaimana melanjutkannya.

"Sebagai tempat berlindung yang sebelumnya aman, emas belum keluar dari kesulitan dan pintunya tetap terbuka untuk penembusan lain di bawah 1.700 dolar AS, dengan target kali ini ke 1.683 dolar AS - 1.666 dolar AS - 1.652 dolar AS," kata Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknis di skcharting.com.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 24,6 sen atau 1,32 persen, menjadi ditutup pada 18,84 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 25,1 dolar AS atau 3,02 persen, menjadi ditutup pada 856 dolar AS per ounce.

Baca juga: Saham Inggris berakhir menguat, indeks FTSE 100 terkerek 0,90 persen
Baca juga: Saham Jerman raih untung hari kedua, indeks DAX 40 menguat 0,74 persen
Baca juga: Saham Prancis lanjutkan reli, indeks CAC 40 bertambah 0,93 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel