Emil Dardak Dijagokan Jadi Ketua Demokrat Jawa Timur, PPP Bereaksi

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVAEmil Elistianto Dardak disebut-sebut sebagai calon kuat ketua Partai Demokrat Jawa Timur yang akan dipilih dalam Musyawarah Daerah pada 12 Februari 2021. Sejumlah pihak mengkritik niat Emil karena posisinya kini sebagai wakil gubernur Jawa Timur. Muncul pendapat, sama seperti Gubernur Khofifah Indar Parawansa, idealnya sang wakil juga dijabat oleh figur nonpartai politik.

Salah satu yang berpendapat seperti itu ialah Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur, Musyafak Noer. "Memang posisi gubernur dan wakil gubernur itu jabatan politis. Namun, idealnya tak berparpol untuk menunjukkan netralitas keduanya,” katanya pada Senin, 1 Februari 2021.

Memang, kata Musyafak, siapa pun berhak bergabung dengan partai politik tertentu. Namun ketika jabatan publik melekat pada seseorang, kepentingan publik haruslah diprioritaskan. “Khawatirnya kalau berbaju partai, aktivitas sebagai pasangan kepala daerah terganggu dan urusan rakyat akan menjadi nomor kesekian, apalagi menjabat sebagai ketua partai,” ujarnya.

Baca: Emil Dardak vs Menantu Soekarwo Saingan Jadi Ketua Demokrat Jawa Timur

PPP adalah salah satu partai pengusung Khofifah-Emil pada Pilkada Jawa Timur tahun 2018. Musyafak mengatakan, koalisi itu diharapkan tetap berjalan dan kebersamaan dengan partai lain dalam mengawal pasangan yang diusung tetap terjaga. "Jika menang calon yang diusung dan didukung, maka secara otomatis kepala daerah milik semua golongan. Tak hanya milik parpol pengusung atau pendukung. Otomatis milik semuanya.”

Jika kepala daerah atau wakil kepala daerah juga menjabat ketua partai, kata Musyafak, dikhawatirkan akan berat sebelah dan mengedepankan parpol yang diikutinya. Hal ini tentu kurang etis dipandang masyarakat. Dia mengingatkan, pasangan kepala daerah harus netral dan tak sarat kepentingan parpol tertentu, karena jika sudah terpilih otomatis milik publik.

Partai Demokrat Jawa Timur menjadwalkan menggelar Musyawarah Daerah pada 12 Februari 2012. Salah satu agendanya ialah memilih ketua. Sedikitnya lima nama mencuat dalam bursa calon, yang kuat ialah Emil Dardak yang kini menjabat Pelaksana Tugas Ketua Demokrat Jawa Timur. Selain itu, ada juga menantu Soekarwo, Bayu Airlangga, dan tiga anggota DPRD Jawa Timur dari Demokrat, yakni Achmad Iskandar, Agus Dono Wibawanto, dan Sri Subianti.